KARAWANG - Pengelola Koperasi Putra Reylan Pratama (PRP) dilaporkan 13 orang yang diduga korban investasi bodong ke Polres Karawang. Laporan yang dilakukan oleh sejumlah orang ini sudah terjadi sejak Agustus 2022 lalu.
Kuasa hukum korban, Syarif Hidayat menerangkan, korban investasi bodong yang dilakukan oleh pengelola PRP hingga saat ini berjumlah 13 orang. Total kerugian korban ditaksir mencapai milirian rupiah.
Berkedok koperasi yang berlokasi di Dusun Kranjan, Desa Kedawung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, pelaku diduga telah melakukan penipuan terhadap puluhan korban lainnya.
“Saya kuasa hukum dari 13 orang korban investasi sudah melaporkan pelaku ke Polres Karawang, korbannya itu bukan hanya klien saya saja," katanya mengutip dari pojoksatu.id pada Minggu (11/9/2022).
Kepada calon korbannya, kata Syarif si pelaku menawarkan iming-iming keuntungan hingga 15 persen dari nilai investasinya. Bahkan banyak dari para calon korbannya yang tertarik dengan tipu daya pelaku.
"Masih banyak puluhan orang yang sudah tertipu dengan investasi yang berkedok koperasi dengan iming-iming keuntungan 15% dari hasil investasi,” katanya.
Sementara itu, perwakilan korban bernama Icha Melisa Amelia berharap Polres Karawang segera mengusut tuntas kasus tersebut. Dia bahkan sempat putus asa hingga berniat bunuh diri, gegera ditipu pelaku.
Icha mengaku tertipu sekitar Rp280 Juta. Sedangkan korban lain, kata dia, jumlahnya berbeda mulai dari Rp30 Juta sampai ratusan juta rupiah.
“Saya berharap kepada pihak kepolisian segera mengusut perkara ini, karena kejadiannya sudah cukup lama sekitar satu tahunan lebih, Kami para korban menuntut uang dikembalikan yang nilainya bukan sedikit,” pungkasnya. ***
Baca Juga: Hendak Sebrangi Sungai Citarum, Seorang Remaja di Karawang Hilang Terseret Arus
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat