KARAWANG – Kasus pembunuhan seorang bos rumah makan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sempat mengagetkan publik. Apalagi dalam kasus tersebut ada peran sang istri korban.
Seperti diketahui, seorang bos rumah makan Sinar Minang di Kabupaten Karawang ditemukan tewas bersimbah darah. Belakangan diketahui, korban tewas dibunuh oleh orang suruhan istrinya sendiri bernama Neliwati. Lalu apa motifnya hingga pelaku tega membunuh korban yang telah menikahinya hingga 10 tahun lamanya tersebut?
Berdasarkan salinan putusan yang diunggah Mahkamah Agung (MA) dalam laman resminya, Neliwati mengaku telah membunuh suaminya dengan menyuruh orang lain.
Di hadapan majelis hakim, pelaku mengaku perbuatannya karena kesal terhadap suaminya. Neliwati mengaku suaminya kerap menikah. Bahkan yang ia ketahui, pernikahan suaminya dengan wanita lain hingga 4 kali. Diantaranya bahkan hingga memiliki anak dari hasil pernikahan suaminya tersebut.
Tak hanya itu, kekesalan Neliwati juga dipicu sikap korban yang kerap mengambil uang tanpa sepengetahuannya. Korban juga disebutkan kerap pulang larut malam.
Persoalan-persoalan itu oleh Neliwati kemudian diceritakan kepada Agus yang juga menjadi terdakwa kasus ini.
"Saksi (Neliwati) sudah sering sakit hati dengan kelakuan saudara Khaerul Amin yang sering main perempuan dan sering menikah," tulis petikan dalam dokumen putusan itu, seperti dikutip dari Detik.com, Jumat (16/9/2022).
Neliwati menceritakan, ia dan suaminya telah menikah 10 tahun lamanya. Namun selama pernikahan itu, ia dan suaminya kerap bertengkar. Pemicunya, kata Neliwati, suaminya kerap selingkuh hingga menikah dan punya anak dari wanita lain.
Usai menceritakan persoalan rumah tangganya kepada Agus, Neliwati disarankan untuk mendatangi dukun santet. Neliwanti kemudian bertemu dengan Herdi. Kepada Neliwati, Herdi mengaku bisa membantu pelaku yang ingin menyantet suaminya dengan biaya sebesar Rp 5 juta.
Baca Juga: Head to Head Persija vs Madura United, Tim Mana yang Lebih Unggul?
Namun rupanya rencana menyantet korban tak kunjung membuahkan hasil. Herdi lalu menyarankan opsi lain kepada Neliwati yaitu dengan cara menyewa pembunuh bayaran.
Dengan opsi ini, Neliwati diminta mengeluarkan biaya sebesar Rp 30 juta. Rupanya rencana kedua ini disetujui Neliwati hingga akhirnya bos RM Sinar Minang itu tewas dibacok.
Saat ini, kasus tersebut sudah tuntas. Selain Neliwati, terdapat 5 orang pelaku lainnya turut terlibat. Mereka masing-masing berinisial AM, HS, RN, MH dan BH.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) pada 8 Agustus 2022 lalu memvonis para pelaku dengan hukuman 13 tahun penjara. (red)
Berita Terkait
-
Hari Jadi Karawang Ke-389 Jadi Momentum Kebangkitan Pasca Pandemi Covid-19
-
Tegas, Begini Tanggapan Dandim Karawang Terkait Pernyataan Effendi Simbolon PDIP
-
KLHK Periksa Pabrik Pindodeli II Penyebab Puluhan Warga Cigempol Karawang Keracunan
-
Buntut Warga Cigempol Karawang Keracunan, Pabrik Pindodeli II Hentikan Produksi Sementara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Datangi Polsek Dente Teladas dengan Pede, Koboi Pemilik Revolver Ini Malah Masuk Perangkap
-
Ada Dowoon dan Lee Chae Min, Variety Show Take a Hike Siap Tayang Agustus
-
Jadi Suami Dingin, Emir Mahira Jaga Jarak dengan Zee Asadel Sebelum Syuting Kupilih Jalur Langit
-
Wajah Lebih Terdefinisi Tanpa Operasi, Tren Kontur Presisi Jadi Pilihan Baru Perawatan Estetika
-
Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Digeledah Kejati Riau