PURWAKARTA - Keputusan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang menggugat cerai Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menjadi perhatian publik. Pasalnya, keduanya merupakan tokoh berpengaruh di Kabupaten Purwakarta.
Bahkan, Ambu Anne sapaan akrabnya Anne Ratna Mustika sendiri yang mendatangi Pengadilan Agama Purwakarta untuk mendaftarkan gugatan cerai terhadap suaminya tersebut. Sidang perdana perceraian Ambu Anne dan Dedi Mulyadi akan berlangsung pada 5 Oktober 2022 mendatang.
Diketahui, Ambu Anne merupakan Bupati Purwakarta masa bakti 2018-2023. Sedangkan Dedi Mulyadi politisi senior Partai Golkar Jawa Barat yang juga pernah menjadi sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode 2008-2018.
Menyoroti keputusan Ambu Anne, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta KH John Dien meminta masyarakat tidak ikut campur dalam keputusan Ambu Anne tersebut. Menurutnya, hal tersebut bisa menggangu privasi dari Ambu Anne dan Dedi Mulyadi.
"Ya masing-masing orang punya privasi. Kita harus menghormati itu, tidak ada orang yang ingin berpisah, tidak ada orang yang ingin bercerai, pada dasarnya. Kalau ada orang yang ingin bercerai tentu ada penyebabnya. Apalagi sekelas Ibu Bupati Purwakarta," katanya, Kamis (22/9/2022).
Dia menerangkan, perceraian adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT. Namun hal tersebut tidak dilarang, jika menjadi pilihan terakhir seseorang dalam hubungan rumah tangga.
Namun, KH John Dien berpesan sebelum memantapkan diri untuk bercerai ada baiknya memikirnya terlebih dahulu. Sehingga tidak menyesal dikemudian hari.
"Perceraian diperbolehkan dalam Islam sebagai pilihan terakhir jika tidak memungkinkan untuk melanjutkan pernikahan. Langkah-langkah tertentu perlu diambil untuk memastikan bahwa semua opsi telah habis dan kedua pihak diperlakukan dengan hormat dan adil. Namun, Perbuatan halal yang paling dibenci Allah ialah cerai," katanya.
KH John Dien mengungkapkan, perkawinan merupakan lembaga sakral yang harus dijaga dan dihormati. Karena sakral dan sucinya hubungan perkawinan, maka berbagai cara harus ditempuh untuk menyelamatkan sakralitas dan keutuhannya.
Baca Juga: 3 Langkah Menumbuhkan Komitmen terhadap Diri Sendiri dan Orang Lain
Atas dasar itulah, lanjut dia, pada prinsipnya perceraian dilarang dalam Islam, kecuali berbagai upaya untuk menyelamatkannya itu sudah diupayakan, namun tetap tidak berhasil.
"Perceraian merupakan solusi terakhir sebagai pintu darurat yang boleh ditempuh, manakala bahtera rumah tangga tidak dapat lagi dipertahankan keutuhan dan kesinambungannya, sifatnya sebagai alternatif terakhir. Sebelum ditempuh jalan terakhir tersebut, tempuhlah usaha-usaha perdamaian antara kedua belah pihak," pungkasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'