/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:21 WIB
Ilustrasi Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Muhammad 2022 (Pexels)

PURWASUKA - Maulid Nabi Muhammad saw setiap tahun diperingati pada 12 Rabiul Awal. Tahun ini dalam kalender hijriah jatuh pada 8 Oktober 2022 besok.

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh umat muslim ketika mendekati hari peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Namun, satu yang pasti akan ada ceramah tentang Maulid Nabi Muhammad saw. 

Adapun contoh Teks Ceramah Singkat Maulid Nabi Muhammad saw, simak berikut ini:

1. Contoh Teks Ceramah Singkat Maulid Nabi Muhammad saw.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahirabbil alamin, washolatu wasalamu ala asyrafil anbiya’ wal mursalin, wa’ala alihi washohbihi ajma’in. Amma ba’du

Bapak ibu guru yang mulia dan sahabat-sahabatku yang berbahagia,

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah nabi terakhir yang memiliki banyak keistimewaan. Satu di antara keistimewaan nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah akhlak beliau yang sangat mulia.

Kemuliaan akhlak ini beliau ajarkan kepada para sahabat, keluarga, dan umat Islam di seluruh dunia sehingga kita harus berperilaku menjadi muslim yang baik agar kita membawa citra Islam yang Rahmatan Lil Alamin.

Baca Juga: Apa Itu Tingjing? Prosesi Lamaran yang Dilakukan Jess No Limit dan Sisca Kohl

Kemuliaan akhlak nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mendapat apresiasi dan pujian dari allah Subhanahu Wa Taala dalam Al-Qur'an. Hal ini sebagaimana firman Allah di dalam Al-Qur'an sebagai berikut:

"Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas akhlak yang agung." (QS. Al-Qalam 68:4)

Kemuliaan akhlak nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam nyata adanya. Dalam perjalanan dakwah, beliau mengalami banyak hinaan, cemoohan, dan penolakan dari umatnya yang membangkang. Namun, nyatanya, beliau selalu memaafkan mereka.

Melihat nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang mulia sering mendapat cemoohan dan hinaan dari kaumnya, Malaikat Jibril menawarkan bantuan untuk menghancurkan mereka hingga binasa.

Namun, dengan lemah lembut dan penuh kesabaran nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menolak tawaran Jibril itu. Beliau mengatakan mereka hanya umat yang belum tahu.  Hal ini menunjukkan kemuliaan dan keluasan hati nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang mulia yang mudah memaafkan orang lain.

Dari kisah ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa manusia itu jadi mulia bukan karena harta yang mereka miliki, bukan karena jabatan yang mereka miliki, bukan pula karena rupa cantik atau ganteng, tetapi mereka mulia karena kemuliaan akhlak. Anak yang mulia, ibarat mata uang yang laku di mana pun.

Load More