PURWASUKA - Seorang pria di Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas gantung diri. Pria berusia 38 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya sendiri karena depresi usai bercerai dari sang istri.
Pria diketahui berinisial IG warga Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta tersebut ditemukan tewas tergantung di kamar depan rumahnya, Rabu (12/10/2022).
Kapolsek Plered, AKP Suparlan mengatakan, korban yang sudah tergantung tersebut pertama kali ditemukan oleh ayah korban sekira pukul 07.00 WIB.
"Saat saksi pulang kerumah sekitar pukul 07.00 WIB, saksi yang merupakan ayah korban melihat korban sudah bergantung di kamar depan atau gudang dengan posisi badan bergantung setengah badan dan leher terikat tali sarung berwarna coklat," katanya, Rabu (12/10/2022).
Menurut keterangan saksi, lanjut dia, diduga korban mengalami depresi dikarnakan bercerai dengan istrinya kurang lebih 8 bulan yang lalu yang mengakibatkan korban nekad melakukan gantung diri.
"Keluarganya juga bercerita, jika korban mengalami depresi sering melamun semenjak bercerai dengan istrinya. Saat dilakukan pemeriksaan visum luar oleh petugas medis dengan disaksikan pihak keluarga, tidak ditemukan luka mencurigakan yang mengarah penganiayaan sebelum korban meninggal gantung diri," tutur Suparlan.
Atas kejadian tersebut, sambung dia, pihak keluarga yaitu kedua orang tua menghendaki untuk tidak dilakukan tindakan autopsi.
"Keluarga juga diterima sebagai musibah, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan dan mereka membuat surat pernyataan menolak dilakukan otopsi,” kata Suparlan.
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Baca Juga: Polri Klaim Gas Air Mata Tak Mematikan, TGIPF Ungkap Hal Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi