PURWASUKA-Tak henti-hentinya masyarakat Indonesia menyerukan hastag boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar di media sosial. Satu diantaranya disampaikan lewat kolom komentar Instagram Komisi Penyiaran Indonesia alias KPI pusat.
Tidak puas dengan menyuarakan boikot lewat kolom komentar Instagram KPI, masyarakat Indonesia pun kini ramai-ramai mengadukan Lesti Kejora dan Rizky Billar ke Komisi Penyiaran Indonesia pusat.
Masyarakat ramai-ramai mengadukan Lesti Kejora dan Rizky Billar lewat pojok pengaduan KPI pusat.
Hal ini tampak dari pojok pengaduan KPI pusat yang banyak menunjukkan pengaduan masyarakat terkait Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Salah satu aduan masyarakat yang muncul di pojok aduan Komisi Penyiaran Indonesia disampaikan oleh Putra yang meminta dua pasangan yang tengah viral tersebut tidak diberikan panggung.
“Jangan kasih panggung buat pelaku dan korban KDRT yaitu, Lesti dan Billar. Apalagi keduanya sudah mempermainkan hukum di negeri ini, dan sudah membuat gadur,” kata Putra dilansir PURWASUKA dari laman KPI diunggah pada Sabtu, 15 Oktober 2022.
“Mempermainkan hukum dengan berpura-pura menerima KDRT,” kata Super Alamsyah.
“Mohon untuk di black list dan tidak ditampilkan ke layar TV dan radio untuk Lesti Kejora dan Rizky Billar, karena mereka sudah tidak layak menjadi publik figur. Kasus KDRT adalah masalah yang sangat pelik dan banyak terjadi di masyarakat. Pencabutan laporan oleh Lesti Kejora memang hak pribadi Lesti Kejora, tetapi dampak dari perbuatannya itu tidak baik bagi semua perempuan korban KDRT,” tulis Mega Candrawati.
“Pencabutan laporan tanpa ada efek jera penahanan bagi pelaku KDRT melukai banyak perempuan korban KDRT. Saat Lesti Kejora melapor ke pihak kepolisian, semua perempuan korban KDRT memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi untuk speak out dan say no for KDRT. Maka nya banyak slogan L for Lesti and L for love karena dalam cinta tidak ada KDRT,” sambung pelapor atas nama Mega Candrawati.
Baca Juga: Dwikorita Karnawati: Pengaruh Cuaca Ekstrem terhadap Potensi Hujan dan Pasang di Indonesia
“Saya bukan korban KDRT tetapi teman dan circle saya banyak terjadi KDRT sehingga saya paham betul efek trauma pada sang perempuan dan anak-anak. Pencabutan laporan dengan cepat tanpa efek jera akan mendatangkan banyak statement para pria pelaku KDRT bahwa KDRT dapat selesai dengan maaf, dan bisa melenggang kangkung dari jeratan hukum serta efek kasus Lesti Kejora yang cabut laporan ke depan akan membuat kepolisian ber- pikir dua kali untuk menangani kasus KDRT, karena dianggap kapan saja bisa dicabut laporan karena masih cintanya istri dan korban. Sehingga kekhawatiran di masa depan kasus KDRT di anggap masalah internal,” sambung pelapor.
“Padahal disahkan UU KDRT itu penuh perjuangan dan bentuk HAM hakiki untuk melindungi kaum lemah wanita dan anak anak. Kejadian pencabutan laporan oleh publik figur tanpa efek jera penahanan sampai peradilan adalah suatu bentuk penodaan dan pengkhianatan terhadap UU KDRT yang sudah disahkan negara. Sehingga mohon Lesti Kejora dan Rizky Billar tidak lagi tampil di TV dan radio. Terima kasih,” tambah pelapor. ***
Berita Terkait
-
Riuh Hastag Boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar di Media Sosial, KPI Masih Bungkam
-
Akun Instagram KPI Diserbu Seruan Boikot Lesti Kejora dan Rizky Billar
-
Lesti Kejora dan Rizky Billar Balikan, Inul Daratista Bilang Begini
-
Seruan Boikot Lesti Kejora Masih Ramai Disampaikan Publik ke KPI
-
Mantan Manager Rizky Billar Seolah Sudah Tahu Kasus KDRT Lesti Kejora Bakal Berujung Damai hingga Rujuk, Settingan?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda