PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat mengimbau masyarakat Jawa Barat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Terutama untuk masyarakat yang tinggal di 6 kabupaten dan kota di Jawa Barat yang rawan terhadap banjir dan longsor.
Hal ini berdasarkan prakiraan dampak hujan lebat di Jawa Barat yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Kamis, 20 Oktober 2022) sampai Jumat, 21 Oktober 2022.
Dalam rilis dampak hujan tersebut disebutkan 6 kabupaten dan kota di Jawa Barat masuk level siaga banjir, longsor dan bencana lainnya dampak dari hujan lebat.
Selain banjir dan longsor, bencana dari dampak hujan lebat lainnya yakni guguran bebatuan atau erosi tanah dan sebagainya.
Berikut kabupaten dan kota yang berpotensi dilanda bencana dampak dari hujan lebat diantaranya;
Level Siaga
1. Kota Depok
2. Kota Bekasi
3. Kabupatn Sukabumi
4. Kota Sukabumi
5. Kabupaten Cianjur
6. Kabupaten Garut ***
Baca Juga: Pesan Menohok Teman Lesti Kejora yang Kecewa Berat Atas Pencabutan Laporan KDRT
Sumber:
BMKG Pusat
Berita Terkait
-
Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi Turun di Seluruh Jawa Barat
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Kamis, 20 Oktober 2022: Hujan mulai Siang hingga Malam
-
Kamis dan Jumat, 6 Kabupaten di Kaltim Ini Diminta Waspada oleh BMKG
-
Prakiraan Cuaca Kaltim 20 Oktober 2022, Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Terjadi di 7 Wilayah Ini
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Perang Kasta Medsos: Gak Ada Bedanya X, Tiktok, atau FB Kalau Penggunanya yang Bermasalah
-
Polri Evaluasi Total Penggunaan Senjata Api Pasca Insiden Maut di Makassar
-
Paul Scholes Semprot Carrick Usai MU Tumbang dari Newcastle: 4 Laga Main Buruk!
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Solo, Bisa buat Bagi-bagi THR Lebaran
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Dewa United Tantang Manila Digger, Ricky Kambuaya Optimis Taklukan Lapangan Sintetis
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik
-
CEK FAKTA: AC Masjid Meledak hingga Tewaskan 20 Jamaah Shalat Subuh, Benarkah?
-
Bolehkah Wanita Haid Itikaf di Masjid? Ini 6 Amalan Pengganti untuk Raih Lailatul Qadar