/
Rabu, 16 November 2022 | 15:31 WIB
Ilustrasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana segera meluncurkan aplikasi Anti Bullying. Hal ini untuk menekan kasus bullying atau perundungan di Jabar.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini aplikasi ini masih dalam tahapan pengujian. Bila tidak ada halanagan, aplikasi ini akan diluncurkan pada akhir November 2022.

"Kami di akhir bulan akan me-launching aplikasi untuk anti bullying," ujarnya saat Siaran Keliling (Sarling) Jabar di SMA Negeri 5 Karawang, Kabupaten Karawang, Rabu (16/11/2022).

Dia menerangkan, adanya aplikasi Anti Bullying ini menjadi sarana pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. Selain itu juga demi menjaga kenyamanan siswa di sekolah.

"Mengingatkan yang utama di sekolah tidak boleh ada bullying. Sekolah harus dirindukan berada di zona yang sangat nyaman. Yang kedua tidak boleh ada berita bohong yang biasanya hadir karena daya literasi rendah, main percaya saja, dan lain sebagainya," ucap Emil sapaan akrabnya dalam keterangan resminya.

Dengan demikian siswa bisa curhat tentang permasalahan yang diterimanya saat di sekolah melalui aplikasi tersebut. Menurutnya, hal itu bisa menangkal bullying di sekolah. 

"Jadi nanti kalau ada anak-anak sekolah pernah merasa di- bully, bingung curhat ke guru enggak didengar, apalagi curhat ke teman. Jadi dapat lapor, sehingga kami bisa ambil tindakan. Jangan menunggu viral dulu,  ya," ungkapnya. 

"Inilah sebuah sistem negara hadir kepada anak sekolah di Jabar, sampai suatu hari tidak ada lagi peristiwa bullying-bullying yang meresahkan karena negara memfasilitasi laporan pengaduannya dengan sangat cepat melalui sistem di aplikasi," tegas Kang Emil. 

Dalam agenda Sarling Jabar Kabupaten Karawang, Gubernur didampingi Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meninjau Pasar Johar, dan bertemu sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Pendopo Karawang. 

Baca Juga: PDIP Minta Pj Gubernur Heru Budi Tak Lanjutkan Perjuangan Anies soal Sengketa UMP 2022

Load More