PURWASUKA - Kapolres Karawang, AKBP Whirdanto Hadicaksono mengungkap, motif pelaku penusukan terhadap pedagang asongan berinisial YS (36) yang terjadi lampu merah dekat Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang pada Rabu (4/1/2023).
Kepada polisi, pelaku berinisial AR (24) warga Komering Ilir, Sumatera Selatan mengaku sakit hati karena dilarang berjulan oleh korban di sekitar lokasi kejadian.
Sambung Kapolres, adu mulut antar keduanya tidak terhindarkan. Hingga kemudian, pelaku dengan tega menghabisi nyawa korban.
“Setelah ditegur korban, tersangka naik angkutan kota dari depan lampu merah Pemda karawang menuju Pasar Johar Karawang,” ucap Whirdanto pada Minggu (15/1/2023).
Setelah sampai di Pasar Johar, pelaku kemudian sengaja membeli dua buah pisau. Pelaku lalu menyimpan satu pisau di saku celana depan, dan satunya lagi disimpan ke dalam bungkusan kerupuk jualan miliknya.
Pelaku pun kemudian mendatangi korban yang sedang berjualan di lampu merah di Jalan Ahmad Yani. Korban yang ketika itu sedang berada di pinggir trotoar didatangi oleh pelaku.
Kemudian pelaku langsung menghujamkan pisau yang dibelinya tadi ke arah perut korban. Korban sempat melarikan diri, namun pelaku masih mengejar dari belakang.
“Ketika AR berhasil mengejar korban, AR menusukkan lagi pisau tersebut ke punggung korban sebanyak satu kali,” ucap Kapolres mengutip dari Tvberita.co.id.
Puas menusuk korban hingga bersimbah darah, AR kemudian melarikan diri dan meninggalkan kerupuk dagangannya di TKP, berikut satu buah pisau yang baru ia beli.
Baca Juga: Punya Mimpi Indonesia Menggelar Formula 1 Tahun Depan, Bamsoet: Sedang Kami Upayakan
“Korban berlari ke arah mobil PJR Polisi kemudian masuk kedalam Mobil PJR dan korban dibawa ke RS Islam. Namun di RS korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia,” pungkas Whirdanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ulasan Pride and Prejudice: Kisah Cinta Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Rupiah Berbalik Melemah pada Kamis Sore, Harga Minyak Jadi Biang Kerok
-
5 Pilihan Benda Pembawa Hoki di Meja Kerja Menurut Feng Shui, Biar Rezeki Lancar dan Tidak Stres
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang
-
Wajib Kalahkan Kamboja, Jordi Amat Ungkap Target Ambisius Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Iran Belum Beres, Amerika Mau Sikat Jamaat Nusrat al-Islam wal-Muslimin di Mali
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi
-
Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru