PURWASUKA– Tim Akselerasi Pembangunan alias TAP Jawa Barat bentukan Ridwan Kamil kembali menjadi sorotan usai terungkap anggaran honor TAP tembus Rp2,2 miliar lebih (Rp2.284.800.000) untuk 12 anggota.
Usai terungkap anggaran gaji alias honor TAP Jawa Barat, Tim Akselerasi Pembangunan bentukan Ridwan Kamil ini pun kembali didesak dibubarkan oleh beberapa organisasi masyarakat (ormas).
Kembali ramainya kritik keras soal TAP Jawa Barat dari masyarakat, satu diantaranya terkait anggaran honor TAP Jawa Barat bentukan Ridwan Kamil.
Banyak Anggota DPRD Jawa Barat justru mendadak membisu, enggan memberikan tanggapan apa pun soal honor dan segala hal terkait TAP bentukan Ridwan Kamil yang sejak awal pembentukannya tuai penolakan keras dari masyarakat.
Salah satu anggota DPRD Jawa Barat yang mendadak enggan memberikan tanggapan apapun tersebut yakni, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB Oleh Soleh.
Oleh Soleh mengaku tak ingin memberikan tanggapan apa pun terkait Tim Akselerasi Pembangunan bentukan gubernur Jabar, dengan alasan tak ingin menimbulkan ketegangan, dan merusak hubungannya dengan Gubernur Jabar.
“Enggak, jangan soal TAP. Tanya yang lain saja. Saya enggak mau merusak hubungan baik dengan gubernur Jabar, jangan dibenturkan,” pinta Oleh Soleh belum lama ini.
Senada dengan Sekretaris Fraksi Gerindra Persatuan DPRD Jabar, Buky Wibawa Karya Guna alias Bucky Wikagoe pun yang diketahui sempat menjadi anggota dewan paling vokal mengkritisi soal Tim Akselerasi Pembangunan Jabar.
Kini Buky Wibawa Karya Guna memilih membisu, tak mau memberikan tanggapan apapun soal Tim Akselerasi Pembangunan Jabar yang saat ini kembali disorot.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Bandung Raya Kamis 9 Februari 2023, Berikut Penjelasannya
Selain Buky Wibawa Karya Guna, Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Golkar Almaida Rosa Putra pun kompak seperti wakil rakyat lainnya di DPRD Jabar yang membisu saat ditanyai soal Tim Akselerasi Pembangunan Jabar.
Almaida Rosa Putra enggan memberikan tanggapan terkait Tim Akselerasi Pembangunan Jabar karena tidak enak dengan ketua Fraksi Golkar DPRD Jabar, dan pejabat tinggi lainnya di Fraksi Golkar.
Menyusul Ketua Komisi I asal Fraksi PDIP, Bedi Budiman yang mengurusi satu diantaranya soal pemerintahan pun memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait Tim Akselerasi Pembangunan Jabar.
Hanya Beberapa Anggota DPRD Jabar yang Berani Bersikap
Ditengah banyaknya Anggota DPRD Jawa Barat yang memilih bersikap lembek terkait kritik keras masyarakat terhadap Tim Akselerasi Pembangunan Jabar.
Anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi Partai Gerindra, Ihsanudin memilih berani bersikap, dengan tegas menolak pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan Jabar, dan mengkritik keras anggaran honor Tim Akselerasi Pembangunan Jabar yang tembus Rp2,2 miliar lebih.
Berita Terkait
-
DLH Kota Bandung Dorong Legok Nangka Segera Beroperasi, Ridwan Kamil : Masih Butuh Waktu
-
LHP Kepatuhan Pemprov Jawa Barat Banyak Temuan, Begini Kata Ridwan Kamil
-
Alih-alih Dipuji, Ridwan Kamil Justru Dikritik Warganet Saat Unggah Soal Capaian Transformasi Digital Jawa Barat
-
Pembangunan dan Tata Ruang Selama Era Ridwan Kamil di Kota Bandung dan Jawa Barat Mandek
-
Heboh Pemprov Jabar Mengalokasikan Anggaran Buat Konten Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil Tembus Rp20 Miliar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Thom Haye Sebut Timnas Indonesia Harusnya Menang atas Bulgaria
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Eks Menhub Budi Karya Hadir Online Jadi Saksi Korupsi KAI Medan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Babak Baru Konflik Lebak: Bupati Hasbi Sambangi Rumah Wabup Amir Hamzah, Sepakat Damai?
-
7 Cara Menggunakan AI untuk Menyusun Jadwal Harian Paling Efisien dan Anti Berantakan
-
6 Alasan Pursuit of Jade Jadi Drama China Paling Dibicarakan di 2026
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat