/
Rabu, 12 Juli 2023 | 12:56 WIB
Potret situasi toko seragam sekolah. (ist)

PURWASUKA - Jelang tahun ajaran baru, toko seragam sekolah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ramai diserbu para ibu yang berbelanja. 

Mereka rela antri dan berdesakan di dalam toko yang berada di Jalan Sudirman itu, demi bisa mendapatkan seragam sekolah, yang diperuntukan bagi sang anak tercinta. 

Kondisi ini merupakan kesempatan bagi pedagang untuk meraup rezeki lebih dibanding hari-hari seblumnya. 

Yayan, salah seorang penjual seragam di Toko Jatnika yang berada di Jalan Sudirman, Kabupaten Purwakarta mengatakan, sejak beberapa hari yang lalu dirinya sudah kebanjiran pembeli. 

Ia menyampaikan jika tokonya sudah mempersiapkan stok barang sejak beberapa bulan yang lalu.Tokonya dominan didatangi pembeli seragam untuk SD dan SMP sehingga membuat kenaikan pendapatan yang cukup signifikan.

"SD sama SMP yang paling laris. Kalau SMA tidak terlalu," kata Kang Yayan ditemui di sela-sela aktivitasnya, pada Rabu, 12 Juli 2023.

Menurutnya, momen tahun ajaran baru membawa rezeki untuk usahanya, saat ini omset penjualan alami kenaikan mencapai 30 persen.

"Iya naik, dari bahannya juga udah pada naik, sekitar 5-10 ribu kenaikannya, Alhamdulillah ada kenaikan pembelian sekitar 30 persen lah." ucap Kang Yana. 

Terpisah, Dina, salah satu orangtua yang pembeli seragam Sekolah Dasar untuk anaknya mengatakan sengaja membeli seragam dari jauh-jauh hari agar bisa memperkecil ukuran seragam jika terlalu besar untuk anaknya. Dan jika membeli mendekati hari masuk sekolah dirinya khawatir harganya akan lebih mahal.

Baca Juga: Menjelang HUT RI, Begini Awal Mula Kemunculan Balap Karung di Indonesia!

“Sengaja beli sekarang biar bisa dikecilin, soalnya anak saya baru mau masuk SMP takut kegedean ukurannya. Terus kalau belinya minggu depan takut udah mahal. Mending sekarang biar tenang gak mikirin seragam anak pak,” ungkap Dina. 

Ia menambahkan meskipun ada kenaikan harga namun ia terima dengan bangga karena anaknya lulus SD dan Masuk SMP.

"Anak SMP mau masuk biasa, peralatan sekolah di toko buku udah beres sekarang seragam, iya sih ada kenaikan tapi standar 15 ribu, seneng-seneng aja euforia ibu-ibu," ungkap Dina.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Triya, orang tua yang sibuk membeli perlengkapan sekolah. Ia mengaku sengaja berburu seragam sekolah untuk menghindari kenaikan harga bila terlalu mendekati hari H tahun ajaran baru.

"Biasanya kalau sudah mendekati hari H, (harga seragam sekolah) naiknya suka tidak kira-kira," katanya.

Dia membeli beberapa setel seragam SD untuk anaknya yang akan memasuki kenaikan kelas 4 SD, namun harus membeli ukuran seragam anak SMA.

Load More