SUARA.COM, PURBALINGGA - Tahun ini pemerintah membuka arus mudik Lebaran setelah dua tahun dilarang akibat pandemi. Bagi pemudik via jalur tengah Pemalang-Purbalingga, ada pesan dari Kapolres Purbalingga yang perlu disimak.
Di jalur Pemalang-Purbalingga via Karangreja, ada jalan menurun dan berliku. Di jalur ini, ads titik rawan kecelakaan yang berada di Dusun Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja Purbalingga.
Agar lebih siap menghadapi jalur maut ini, Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan, menyarankan pemudik menyempatkan diri beristirahat di rest area Karangreja.
Setelah penat berkurang, pemudik bisa melanjutkan perjalanan. Sebab, bagi yang belum mengenal medan jalur Bayeman, amat berisiko jika melintas tanpa kondisi fit.
"Disediakan juga rest area di Karangreja tepatnya sebelum lokasi rawan kecelakaan di Bayeman, Tlahab Lor. Sehingga para pengendara diharapkan bisa istirahat terlebih dahulu sebelum melewati turunan berliku yang rawan kecelakaan tersebut," ujar Kapolres.
Selain itu, di jalur Bayeman juga telah tersedia jalur penyelamat. Pemudik yang merasa kondisi rem mulai menurun bisa berhenti di jalur penyelamat sehingga bisa meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.
352 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran
Sebanyak 352 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan mudik Lebaran. Melalui Operasi Ketupat Candi 2022, mereka disiagakan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022, Jumat (22/4/2022) sore.
"Dalam Operasi Ketupat Candi 2022 dilibatkan personel pengamanan gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu unsur pengamanan lainnya," kata Era.
Personel yang terlibat operasi akan disebar di enam pos yaitu pos terpadu, pos pelayanan dan empat pos pengamanan. Selain itu ada 10 pos pantau dan enam pos pengamanan objek wisata di wilayah Kabupaten Purbalingga.
"Kami membantu agar mudik di Purbalingga bejalan aman dan lancar hingga mereka bisa sampai dan bertemu dengan keluarga di rumah," katanya.
Kapolres memastikan bahwa dalam Operasi Ketupat Candi 2022 tidak dilakukan penyekatan terhadap pemudik. Petugas hanya melakukan pengamanan, pengaturan dan pengalihan arus mudik maupun arus balik apabila ada kemacetan.
Sementara itu, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan tahun ini mudik tidak dilarang oleh pemerintah dan ada kelonggaran-kelonggaran yang diberikan.
Namun ia mewaspadai agar mudik tahun ini jangan sampai menyebabkan peningkatan kasus Covid-19.
Karena itu, kepolisian menyiapkan gerai vaksin di pos pengamanan bagi masyarakat dan pemudik yang belum melaksanakan vaksinasi baik dosis pertama, kedua maupun ketiga.
"Perlu upaya pengamanan maksimal agar arus mudik dan balik di Purbalingga berjalan tertib dan lancar serta tidak meningkatkan kasus covid-19," kata Bupati.
Berita Terkait
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Jelang Festival Film Purbalingga 2026, Puluhan Pemuda Desa Ikuti Pelatihan Pemutaran Film
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan