/
Jum'at, 22 April 2022 | 21:54 WIB
Afgan

SUARA.COM, PURBALINGGA - Tahun ini pemerintah membuka arus mudik Lebaran setelah dua tahun dilarang akibat pandemi. Bagi pemudik via jalur tengah Pemalang-Purbalingga, ada pesan dari Kapolres Purbalingga yang perlu disimak.


Di jalur Pemalang-Purbalingga via Karangreja, ada jalan menurun dan berliku. Di jalur ini, ads titik rawan kecelakaan yang berada di Dusun Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja Purbalingga.


Agar lebih siap menghadapi jalur maut ini, Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan, menyarankan pemudik menyempatkan diri beristirahat di rest area Karangreja.


Setelah penat berkurang, pemudik bisa melanjutkan perjalanan. Sebab, bagi yang belum mengenal medan jalur Bayeman, amat berisiko jika melintas tanpa kondisi fit.


"Disediakan juga rest area di Karangreja tepatnya sebelum lokasi rawan kecelakaan di Bayeman, Tlahab Lor. Sehingga para pengendara diharapkan bisa istirahat terlebih dahulu sebelum melewati turunan berliku yang rawan kecelakaan tersebut," ujar Kapolres.


Selain itu, di jalur Bayeman juga telah tersedia jalur penyelamat. Pemudik yang merasa kondisi rem mulai menurun bisa berhenti di jalur penyelamat sehingga bisa meminimalisasi kecelakaan lalu lintas.


352 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran


Sebanyak 352 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan mudik Lebaran. Melalui Operasi Ketupat Candi 2022, mereka disiagakan pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022, Jumat (22/4/2022) sore.


"Dalam Operasi Ketupat Candi 2022 dilibatkan personel pengamanan gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu unsur pengamanan lainnya," kata Era.


Personel yang terlibat operasi akan disebar di enam pos yaitu pos terpadu, pos pelayanan dan empat pos pengamanan. Selain itu ada 10 pos pantau dan enam pos pengamanan objek wisata di wilayah Kabupaten Purbalingga.


"Kami membantu agar mudik di Purbalingga bejalan aman dan lancar hingga mereka bisa sampai dan bertemu dengan keluarga di rumah," katanya.


Kapolres memastikan bahwa dalam Operasi Ketupat Candi 2022 tidak dilakukan penyekatan terhadap pemudik. Petugas hanya melakukan pengamanan, pengaturan dan pengalihan arus mudik maupun arus balik apabila ada kemacetan.


Sementara itu, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan tahun ini mudik tidak dilarang oleh pemerintah dan ada kelonggaran-kelonggaran yang diberikan. 


Namun ia mewaspadai agar mudik tahun ini jangan sampai menyebabkan peningkatan kasus Covid-19.


Karena itu, kepolisian menyiapkan gerai vaksin di pos pengamanan bagi masyarakat dan pemudik yang belum melaksanakan vaksinasi baik dosis pertama, kedua maupun ketiga.

Load More