SUARAPURWOKERTO. ID, Mudik melalui jalan bebas hambatan (tol) sudah biasa. Tapi bagaimana jika perjalanan mudik anda harus melalui jalur yang ekstrem? Tentu hati yang riang karena terbayang kampung halaman berubah mencekam.
Jalur mudik ekstrem viral di media sosial. Dalam video itu, tempak kendaraan melintasi jalan menikung di kaki pegunungan.
Sementara di atas jalan terdapat air terjun berarus deras dengan suara gemuruhnya yang keras.
Pemandangan itu tampak mengerikan karena kondisi arus sedang tidak normal (banjir). Air terjun dengan debit besar dan keruh itu pun seperti akan tumpah ke jalan raya di bawahnya. Maklum, jarak air terjun dengan jalan hanya beberapa meter.
Pengendara harus melambatkan laju kendaraannya dan terlihat ragu akan meneruskan perjalanan atau berhenti.
Sejumlah pengendara memutuskan nekat tetap melintas dengan laju pelan, meski bahaya mengancam.
Diketahui, air terjun yang meluap itu adalah Air Terjun Lembah Anai, yang terletak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Air terjun setinggi sekitar 35 meter itu berada persis di pinggir Jalan Raya Padang-Bukittinggi di kaki Gunung Singgalang.
Ini lah yang spesial dari air terjun ini. Dalam kondisi debit air normal, Air Terjun Lembah Anai itu terlihat mengagumkan.
Terlebih keberadaanya di tepi jalan yang membuat setiap pengendara ingin berhenti. Suasana alam di tempat itu juga masih asri dengan hawa sejuk pegunungan.
Namun di balik keeksotisannya, air terjun cantik itu bisa berubah menyeramkan ketika banjir. Pemandangan air terjun yang meluap itu membuat nyali setiap pengendara ciut untuk melintas.
Dalam kondisi seperti itu, pengendara harus hati-hati ketika ingin melintas dengan mengutamakan keselamatan.
Berita Terkait
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Usai Dihantam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Padang Mulai Dipulihkan
-
Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara
-
Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Ringan dan Terjangkau! 5 Moisturizer Ini Cocok untuk Semua Jenis Kulit Remaja
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Imigrasi Sumut Kedepankan Pencegahan TPPO dan Pengawasan Orang Asing
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bukan Minimarket Biasa: Rahasia Mematikan dalam A Shop for Killers
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?