PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - FT alias Fitri Crypto (36), warga Desa Krandegan, Kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah terntunduk lesu saat dihadirkan ke hadapan awak media pada konferensi pers Polres Kebumen, Jumat 1 Juli 2022. Fitri Crypto ditangkap setelah mantan tenaga kerja wanita (TKW) Hong Kong itu terlibat penipuan bermodus investasi bodong perdagangan mata uang digital alias crypto curency.
"Yang kita ungkap ini adalah kasus investasi trading, yang mengandung tindak pidana penipuan dan penggelapan," kata Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin saat konferensi pers, Jumat 1 Juli 2022.
Mengenal Trading saat Jadi TKW di Hong Kong
Tersangka Fitri Crypto merupakan mantan tenaga kerja wanita atau TKW di Hong Kong pada tahun 2017 hingga 2021. Fitri Crypto mengenal trading crypto curency pada tahun 2020. Ia memulai bermain trading crypto saat menjadi TKW di Hong Kong.
Awalnya ia mengaku untung dengan modal yang saat itu sebesar Rp 5 juta. Tak puas dengan keuntungan yang didapat, ia lalu berambisi mendapatkan keuntungan yang banyak dengan mengajak banyak orang agar bergabung bersamanya.
Namun uang yang terkumpul dari para investor itu rupanya digunakan untuk menutup setoran hasil investasi dari investor lain. Hasil investasi dari investor baru digunakan untuk menutup "profit" investor yang lebih dahulu bergabung.
Sebagian uang dari investor digunakan untuk membeli sejumlah properti seperti tanah dan ruko, serta barang mewah lainnya.
Raup Dana Rp 200 Miliar dari 2.800 Investor
Dari pengakuan Fitri Crypto, kurang lebih sudah ada 2800 investor yang telah bergabung dan menyetorkan uang kepadanya. Menurut tersangka, korbannya tersebar di seluruh Indonesia, dari Jawa hingga Papua.
Baca Juga: Kebumen International Expo Jaring Investasi Hingga Rp704 Miliar, Ini Daftar Investornya
Total kurang lebih Rp 200 miliar telah masuk ke dalam rekening tersangka FT, mulai dari yang deposit paling kecil Rp 1 juta hingga Rp 2 miliar .
Untuk meyakinkan para korbannya, FT sering mengadakan ghatering dua bulan sekali agar para investor lebih semangat lagi menyetorkan uang kepadanya dan mengajak orang lain bergabung.
Salah satu korban inisial RZ (48) yang juga tetangga tersangka FT, ia mengalami kerugian lebih dari Rp 1,6 miliar.
Awal mula ia diperdaya dari iming-iming keuntungan besar. Pada tanggal 23 Juli 2021, mendaftarkan diri untuk menjadi investor kepada tersangka di Kantor Plan Titip Trading PTT Fitri Crypto yang beralamat di Desa Sitiadi Kecamatan Puring, Kebumen.
Lantaran Iming-iming mendapatkan keuntungan yang besar, RZ selalu menambahkan saldo, atau top up setiap mendapatkan keuntungan. Total uang yang telah diserahkan tersangka hingga mencapai Rp 1,62 miliar.
Namun setelah tanggal 28 Maret 2022, korban tak lagi mendapatkan profit dari yang semula dijanjikan tersangka. Korban mulai mempertanyakan PT Fitri Crypto yang dikelola tersangka FT. Celakanya, uang yang telah masuk ke rekening tersangka tidak bisa ditarik kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'