PURWOKERTO.SUARA.COM Dalam berkurban, kita harus memilih hewan yang memenuhi syarat seperti usia hewan, kesehatan hewan. Setelah semua syarat itu terpenuhi, tentunya kita harus memperhatikan teknik penyembelihan hewan kurban.
Selain itu ada rukun yang harus dipenuhi diantaranya pekerjaanmenyembelih, orang yang menyembelih, hewan yang disembelih dan alat untuk menyembelih.
Ada beberapa teknik menyembelih hewan kurban yang harus diperhatikan oleh panitia:
1. Menyiapkan peralatan lengkap, yang paling utama adalahmengasah pisau yang digunakan untuk menyembelih setajam mungkin.
2. Memeriksa kondisi hewan kurban sebelum disembelih, terutama kondisi kesehatannya.
3. Puasakan hewan kurban sebelum disembelih agar tidak beringas sehingga akan lebih mudah untuk disembelih. Selain itu, pemuasaan ini juga dapat mengurangi isi perut. Pemuasaan dilakukan selama 12 jam sebelum proses penyembelihan akan tetapi minum tetap diberikan.
4. Mengistirahatkan dan menenagkan hewan kurban sebelum disembelih. Hewan kurban yang stres karena merasa gelisah atau kelelahan dapat menurunkan kualitas daging.
5. Saat penyembelihan, salah satu hal yang paling penting yaitu potong 3 saluran pada leher bagian depan hewan, yaitu saluran nafas, saluran makanan, dan pembuluh darah.
6. Sebelum hewan kurban mati, untuk tidak melakukan penusukan terhadap jantungnya, menguliti, memotong kaki-kakinya, memotong ekornya, dan lain sebagainya. Untuk mengecek apakah hewan kuraban sudah mati atau belum, dapat menggunakan tiga reflek, yaitu memeriksa refleks mata, refleks kuku, dan refleks ekor. Setiap bagian hewan kurban yang terpotong ketika hewannya belum mati, maka bagian tersebut akan dianggap sebagai bangkai dan tidak dapat dimakan.
Baca Juga: Hutan-hutan Angker di Jawa Timur Ini Dijadikan Wisata Mistis, untuk Ritual Santet?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Apa Beda Anime The One Piece Netflix dengan Versi Orisinal? Ini 3 Poin Utamanya
-
Gaya Hidup Ramah Lingkungan Makin Tren, Jangan Salah Pilih Ban untuk Pecinta EV
-
26 Kode Redeem FF 9 April 2026, Intip Bocoran Bundle Solar Escape Terbaru Bulan Ini
-
Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya
-
Harga Emas Galeri 24, Antam dan UBS Naik Dua Hari Beruntun!
-
Mencekam! Detik-Detik Ledakan Dahsyat di Dapur SPPG Ngawi, Pekerja Berhamburan di Tengah Reruntuhan
-
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
-
Menggugah Nurani Lewat Sejarah Baitul Maqdis
-
Harga Plastik Naik, Pakai Beeswax Wrap untuk Solusi Hemat Ibu Rumah Tangga
-
Tak Sekadar Sehat, Ini Pentingnya Menjalani Aktivitas Sesuai Prinsip Syariah