PURWOKERTO.SUARA.COM- Dimulai dari lokasi banjir bandang Desa Toroue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan fogging.
Menurut penuturan Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai pencegahan apabila ada dampak lain dari banjir bandang yang terjadi sebelumnya.
“Saat ini sudah mulai timbul bau tidak sedap, begitu pun dengan jentik-jentik nyamuk, sehingga saya memerintahkan staf melakukan penyemprotan disinfektan dan pengasapan sebagai bentuk pencegahan,” Jelas Ellen, Rabu (3/8).
Dirinya juga mengungkapkan bahwa genangan air dan tumpukan kayu bekas sangat rentan dijadikan sebagai sarang nyamuk, serta tumpukan sampah yang mengundang lalat pembawa bakteri. Oleh karena itu perlu adanya tindakan pencegahan sebelum menimbulkan penyakit.
Untuk fogging dan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan dari rumah-rumah warga, genangan air, hingga tempat sampah untuk memutus rantai perkembangbiakan bakteri.
“Kami mencegah timbulnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria. Termasuk diare maupun penyakit kulit, karena sejumlah warga sudah ada yang mengeluh diare dan penyakit kulit,” ungkap Ellen.
Selanjutnya, sesuai dengan rencana, kegiatan penyemprotan cairan disinfektan dan fogging ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan dan di bantu relawan kesehatan lingkungan dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Palu.
Ellen juga menambahkan setelah seluruh posko pengungsian dan rumah warga selesai, maka target selanjutnya akan beralih ke fasilitas umum dan beberapa desa di Kecamatan Toroe.
Untuk persediaan obat, kata Ellen, hingga hari keenam setelah banjir masih memadai. Selain itu, tim relawan juga masih konsisten dalam melayani korban bencana. (citra safitra)
Baca Juga: Polda Sumsel Tangkap Augie Bunyamin Terkait Renovasi Infrastruktur Gedung
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bukan Penjara, Kejaksaan Lombok Tengah Ubah Pelaku Kejahatan Jadi Tenaga Kerja Handal
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
-
Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo
-
3 Bedak Padat Murah Tahan Lama dan Anti Luntur Saat Berkeringat
-
Pertemanan Tanaman Plastik: Tampak Hidup di Story, Mati di Kehidupan Nyata
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Bukan Mistis, Ini Cara Keren Fadli Zon Kenalkan Keris ke Generasi Digital
-
Selat Solo Bisa Jadi Inspirasi Menu Idul Adha Selain Gulai
-
Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan