PURWOKERTO.SUARA.COM, PONOROGO- Polres Ponorogo Jawa Timur sedang menyelidiki kasus tewasnya santri Ponpes Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti beredarnya curahan hati seorang ibu yang anaknya meninggal di Ponpes Gontor Ponorogo.
Pihaknya pun sudah melakukan pertemuan dengan pengurus Ponpes Gontor untuk pengungkapan kasus tersebut.
Ia mengatakan, pihak Ponpes kooperatif dengan polisi yang melakukan penyelidikan atas kasus ini dan bersedia membuka kejadian tersebut.
“Dari pihak Gontor akan membuka kejadian ini,”katanya
Ia mengatakan, Polres Ponorogo maupun tingkat Polsek belum pernah menerima laporan terkait kasus tersebut. Kendati belum dilaporkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap kasus itu untuk mengungkap ada tidaknya unsur pidana di dalamnya.
Ibu Mencari Keadilan ke Hotman Paris
Sebelumnya, pengacara Hotman Paris Hutapea menerima aduan seorang ibu bernama Soimah dalam program Hotman 911 di Palembang. Melalui akun instagramnya, Hotman mengunggah video ketika Soimah menagis tersedu-sedu menceritakan kejanggalan kematian anaaknya di sebuah pondok pesantren di Ponorogo, Jawa Timur.
Soimah menceritakan awal mula kabar duka itu datang. Soimah menceritakan ada telepon dari pengasuh pondok pesantren. Namun penelepon meminta nomor suami Soimah karena hanya akan menyampaikan pesan tersebut ke suaminya.
Tanpa disangka, telepon itu membawa kabar duka kematian putranya yang berinisial AM (16). Soimah seketika menangis keras.
Baca Juga: Presiden Filipina Ferdinand Marcos JR Kunjungi Indonesia, Bahas Kerjasama Digital
Namun ia curiga kematian anaknya tak wajar. Jenazah putranya menunjukkan tanda penganiayaan. Kain kafan yang digunakan untuk membungkus jenazah bersimbah darah.
Darah terus mengucur dari kepala dan badan jenazah. Keluarga bahkan sampai mengganti kain kafan hingga dua kali sebelum memakamkan jenazah. Dari kejanggalan inilah, keluarga menduga AM meninggal karena penganiayaan.
"Meninggalnya jam 06.45, saya dikasih tahu jam 10.00," ujar Soimah sambil menangis.
Sayangnya Soimah tidak melakukan visum. Ia tidak juga melaporkan kejanggalan ini ke Polisi. Ia khawatir karena ini menyangkut pondok pesantren besar dan ternama di Indonesia.
"Belum lapor polisi karena pertimbangannya menyangkut lembaga besar," ujar Soimah.
Hotman seketika menyebut Kapolda Jawa Timur dalam unggahannya. Ia memohon agar Kapolda Jawa Timur menyelidiki kematian AM yang terjadi di pondok pesantren.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Millen Cyrus Diduga Ubah Gender di KTP, Warganet Langsung Kasih 4 Larangan Keras
-
Cuan di Balik Cerobong Asap: Bagaimana Program MBG Menghidupkan Kembali Bengkel Las Tua di Sukoharjo
-
Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Festival Balon Udara Perdana Boyolali, Dorong Wisata dan Ekonomi Lokal
-
MBG Buat Pesanan Kios Buah Kecil Meluap, Kini Rekrut Pegawai dan Pekerja Lepas
-
Bicara ke 503 Ketua DPRD di Akmil, Prabowo: Kita Boleh Beda Partai Tapi Tetap Satu Patriot
-
39 Kode Redeem FC Mobile 18 April 2026, Buruan Rebut Cristiano Ronaldo 117 Gratis