PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA-Mantan Bupati Purbalingga Tasdi, terpidana kasus korupsi dengan vonis 7 tahun penjara akhirnya bisa mengirup udara bebas. Tasdi dinyatakan bebas bersyarat oleh Kemenkum HAM. Kini ia dikabarkan sudah pulang dan kembali ke keluarganya di Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja Purbalingga.
Kabar bebasnya Tasdi ini pun viral di media sosial. Setelah bebas, Tasdi yang dinyatakan terbukti korupsi dan telah menjalani hukuman penjara ternyata tak melulu menuai hujatan.
Bahkan, komentar yang membanjiri unggahan terkait kebebasannya banyak bernada positif.
Banyak warganet yang mengucapkan selamat kepada Tasdi yang bebas dari penjara. Sebagian warganet rupanya masih menunjukkan rasa simpatinya kepda Tasdi.
Bahkan, tak jarang yang mendorongnya maju kembali pada Pemilihan Bupati periode mendatang. Mereka juga mengungkit hasil kinerja Tasdi selama memimpin Purbalingga yang sarat prestasi.
Meski ada pula warganet yang tidak terima terhadap kebebasannya karena dianggap tak setimpal dengan perbuatannya. Sebagian warganet menolak pencalonannya kembali menjadi Bupati Purbalingga karena punya rekam jejak buruk korupsi.
Seperti akun Lukman Maulana menuliskan komentar,
"alhamdulillah semoga sehat pak..jmane beliau giline apik...semenjak beliau kena pidana..sing lg di bangun pada mangkrak..penggantine bisa ngganteni jabatane tok..ora bisa ngganteni kerjaane.."
Akun Donika sulistio
"Kie lah bupatine sing kerjane sat set gemiyen. Dalane alusss lampune terang. Siap dukung nek nyalon maning"
Baca Juga: Didesain Buro Happold Perancang Stadion Tottenham Hotspurs, Stadion JIS Dinyatakan tak Layak PSSI
Wongso
"Biarpun tersandung kurupsi di jaman pa Tasdi pembangunan nyata"
Namun komentar bernada negatif juga tak kalah banyak
Seperti akun Jumin Juminon
"Kayane sing prentah maning sedulure masa iya si wong kena kasus korupsi Kon nyalon maning lah mengko nek ws dadi de iming " Melik mning ,,mending Kon istirahat dst Kon merenungi kehidupane duitekan esih akeh'
Akun Vian putera bagus
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'