PURWOKERTO.SUARA.COM- Pada Minggu, 9 Oktober tersebar sebuah video viral yang menampilkan tindakan yang diduga kekerasan seksual oleh seorang pria dan satu orang anak laki-laki.
Kejadian itu terjadi di sebuah emangpang sedalam 20-30 cm dekat Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.
Melalui video viral yang diunggah di akun instagram @wargajakarta.id pihak kepolisian langsung melakukan investigasi di lokasi terjadinya kejadian.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres, AKP Subartoyo pada Selasa, 11 Oktober mengatakan pihaknya tengah mengumupulkan informasi melalui pernyataan dari warga sekitar empang.
“Kita minta keterangan di sekitar seperti pak RT, dari pihak sekuriti pihak rumah sakit dan orang-orang yang ada di sekitar sini,” jelasnya.
Selain meminta keterangan dari warga sekitar, tak luput kepolisian Kalideres memeriksa rekaman CCTV yang mengarah langsung ke area empang.
Hal ini dikarenakan jarak antara RS dan empang yang tidak terlalu jauh dan lokasi empang yang hanya berjarak 100 meter dari jalan raya.
Sementara itu, untuk sampai di empang warga sekitar harus berjalan di jalan setapak yang becek dan gembur karena tercampur dengan genangan air.
Serta, jalan setapak ini merupakan jalan yang berkelok dan luasnya hanya 5x10 meter saja. Tak hanya itu, lokasi empang juga tertutup uluhan pohon pisang, rawa dan tembok tinggi.
Baca Juga: Novita Kurnia Korban Penembakan di Texas Brazil Berencana Gelar Resepsi Pernikahan di Indonesia
Namun, Subartoyo berharap dengan melakukan investigasi dapat membantu penyidik mengungkkap pelaku tindak kekerasan yang terjadi pada 9 Oktober 2022.
Diketahui video rekaman kekerasan seksual yang tersebar di media sosial itu berdurasi 36 detik dan diunggah secara anonim oleh akun instagram @wargajakarta.id. Sementara itu, untuk video itu sendiri direkam oleh seseorang dari lantai atas RS Mitra Keluarga. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Oknum Dosen di Parepare Ditangkap Usai Lecehkan Perempuan di Alfamart
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan
-
Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain
-
Tips Memainkan Resident Evil Requiem untuk Pemula, Manfaatkan Trik Cerdik!
-
Mudik Gratis 2026: Pendaftaran Resmi Dibuka, 15.834 Orang Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
-
Enaknya Warga Jabar, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Jangan Asal Pilih! 5 Bahan Hijab yang Sebaiknya Dihindari saat Lebaran