/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:17 WIB
AKP Subartoyo saat di lokasi kekerasan seksual, Kalideres, Jakarta Barat (Antara)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pada Minggu, 9 Oktober tersebar sebuah video viral yang menampilkan tindakan yang diduga kekerasan seksual oleh seorang pria dan satu orang anak laki-laki.

Kejadian itu terjadi di sebuah emangpang sedalam 20-30 cm dekat Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.

Melalui video viral yang diunggah di akun instagram @wargajakarta.id pihak kepolisian langsung melakukan investigasi di lokasi terjadinya kejadian.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres, AKP Subartoyo pada Selasa, 11 Oktober mengatakan pihaknya tengah mengumupulkan informasi melalui pernyataan dari warga sekitar empang.

“Kita minta keterangan di sekitar seperti pak RT, dari pihak sekuriti pihak rumah sakit dan orang-orang yang ada di sekitar sini,” jelasnya.

Selain meminta keterangan dari warga sekitar, tak luput kepolisian Kalideres memeriksa rekaman CCTV yang mengarah langsung ke area empang.

Hal ini dikarenakan jarak antara RS dan empang yang tidak terlalu jauh dan  lokasi empang yang hanya berjarak 100 meter dari jalan raya.

Sementara itu, untuk sampai di empang warga sekitar harus berjalan di jalan setapak yang becek dan gembur karena tercampur dengan genangan air. 

Serta, jalan setapak ini merupakan jalan yang berkelok dan luasnya hanya 5x10 meter saja. Tak hanya itu, lokasi empang juga tertutup uluhan pohon pisang, rawa dan tembok tinggi.

Baca Juga: Novita Kurnia Korban Penembakan di Texas Brazil Berencana Gelar Resepsi Pernikahan di Indonesia


Namun, Subartoyo berharap dengan melakukan investigasi  dapat membantu penyidik mengungkkap pelaku tindak kekerasan yang terjadi pada 9 Oktober 2022. 

Diketahui video rekaman kekerasan seksual yang tersebar di media sosial itu berdurasi 36 detik dan diunggah secara anonim oleh akun instagram  @wargajakarta.id. Sementara itu, untuk video itu sendiri direkam oleh seseorang dari lantai atas RS Mitra Keluarga. (citra safitra)

Load More