PURWOKERTO.SUARA.COM- Istilah ‘Personal Boundaries’ mungkin terdengar sangat asing ditelinga kalian, hal ini karena masih banyak masyarakat yang kurang memahami pentingnya hal ini dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebelumnya, dalam Bahasa Indonesia ‘Boundaries’ diartikan sebagai batasan. Sedangkan, ‘Personal boundaries adalah batasan untuk diri sendiri terhadap orang lain atau lingkungan sekitar demi menciptakan kenyamanan diri.
Lalu, kenapa kita harus melakukan ‘Personal Boundaries’?
Jawabannya, karena setiap orang memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda-beda dalam menghadapi orang lain atau lingkungan sekitar. Dan seperti yang kita ketahui bahwa boundaries yang memiliki arti batasan.
Jadi, ‘Personal Boundaries’ penting untuk diterapkan untuk mengetahui batasan yang harus kita tetapkan agar kehidupan yang akan dijalani lebih nyaman.
Dengan penerapan ‘Personal Boundaries’ dalam kehidupan dapat memberikan dampak positif loh. Salah satunya adalah ruang privasi yang kita jaga dapat terlindungi dari faktor eksternal, membuat hidup lebih seimbang hingga dapat mengurangi kebencian terhadap orang lain.
Namun, yang terpenting adalah bagaimana menciptakan batasan-batasan yang sehat dan fleksibel sehingga tidak bersinggungan atau melukai perasaan orang lain.
Terdapat beberapa hal yang membuat boundaries yang dibuat adalah batasan yang sehat yaitu sebelum membuat batasan yang sehat tanamkan sifat untuk menghargai dan menghormati keinginan serta kebutuhan orang lain.
Lalu, sampaikan batasan yang kalian buat dengan jelas dan tegas tanpa menghilangkan rasa yang telah dibangun seperti kehangatan, kepercayaan dan stabilitas. Selanjutnya, boundaries yang sehat juga harus memiliki sifat yang fleksibel dan mudah beradaptasi.
Baca Juga: Susno Duadji Curiga Ada Tangan Ajaib Saat Ia Dilarang Tampil di Acara TV
Nah, berikut cara yang dapat kalian gunakan untuk mengatur boundaries yang sehat, yaitu:
1.Mulailah dari hal yang terkecil
Kesulitan yang paling mendasar dalam menerapkan batasan adalah komunikasi. Hal ini karena, kita hanya fokus terhadap apa yang tidak kita sukai yang akhirnya menimbulkan pertanyaan dalam benak ‘apakah orang lain juga membenci hal ini? Dan apakah mereka tidak tersakiti perasaannya?’.
Dalam kasus seperti ini, sifat tegas dalam diri diperlukan dengan memulai dari hal yang kecil terlebih dahulu dan lakukanlah pada diri kita terlebih dahulu.
2.Kenali apa saja batasan yang kalian inginkan
Sebelum memulai dari diri sendiri, pikirkanlah apa batasan yang kalian inginkan. Tanyakan hal ini terlebih dahulu kepada diri kalian masing-masing. Sehingga, kalian memiliki kejelasan tentang apa yang menjadi batasan dalam hidup yang ingin dijalani.
3.Buatlah sederhana
Kenapa harus sederhana? Hal ini untuk memudahkan diri dalam menerapkan serta menyampaikan batasan tersebut kepada orang lain. Sehingga, orang lain bisa memahaminya dan tidak menyakiti perasaan orang lain. Mungkin saja orang tersebut memiliki pendapat lain yang harus dihargai.
Jika hal ini dijalankan, maka akan tercipta keseimbangan hidup serta kesejahteraan mental. Bukan membuat diri kita tidak dapat berkembang karena terlalu terkekang dengan batasan yang dibuat oleh diri sendiri. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar