PURWOKERTO.SUARA.COM – Rider Ducati, Francesco Bagnaia, mengunci gelar dunia MotoGP 2022. Pebalap Italia itu mengunci gelar di MotoGP Valencia 2022.
Di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (6/11/2022), Bagnaia cuma butuh tambahan dua poin untuk menjadi juara dunia. Pecco membukukan 258 angka, sudah unggul 23 poin dari Fabio Quartararo di posisi kedua.
Dilansir Antara, Bagnaia memiliki tugas yang mudah karena hanya memerlukan tiga poin atau finis 14 besar di Valencia saat rival terdekatnya, Fabio Quartararo berjarak 23 poin pada balapan penutup musim tersebut.
Quartararo, yang mau tak mau membutuhkan kemenangan, hanya mampu finis P4 dan harus merelakan gelar juara dunia kelas premier musim ini jatuh ke Bagnaia.
Setelah melintasi finis, Bagnaia melakukan selebrasi bersama para fan dan kru Ducati di pinggir lintasan setelah membantu pabrikan Italia itu meraih gelar juara dunia pertamanya sejak kesuksesan Casey Stoner pada 2007, demikian laman resmi MotoGP.
Bagnaia juga menjadi pebalap Italia pertama yang menyematkan namanya ke Tower of Champions MotoGP setelah Valentino Rossi pada 2009. Alex Rins memenangi balapan di Valencia setelah mencuri posisi pimpinan lomba sedari start di grid P5, menjadi kado perpisahan bagi Suzuki yang tak akan lagi berpartisipasi di MotoGP.
Brad Binder tampil impresif finis P2 untuk KTM dan Jorge Martin melengkapi podium bagi tim Pramac Racing. Quartararo tahu ia harus tampil agresif sejak start dari P4 demi mengincar kemenangan. Sang pebalap Yamaha bahkan sempat bersenggolan dengan Francesco Bagnaia saat berebut posisi lima besar pada lap kedua yang menyebabkan winglet depan motor Ducati Pecco patah.
Melaju sendirian, Quartararo berupaya mengejar kelompok empat pebalap terdepan yang berjarak 1,5 detik, di saat Bagnaia melorot ke P7 setelah disalip Brad Binder (KTM). Separuh jarak lomba, Marc Marquez justru terjatuh saat mengejar Alex Rins yang mencuri posisi pimpinan lomba sejak lap pertama dari Jorge Martin yang tergeser ke P2. Jack Miller juga kehilangan podium setelah terjatuh lima lap jelang finis.
Meski beberapa kali kehilangan posisi, Bagnaia tahu dirinya tak perlu gegabah atau nekat yang berujung kesalahan. Sang pebalap Italia pada akhirnya cukup puas finis P9 di belakang Miguel Oliveira (KTM), Joan Mir (Suzuki), Luca Marini (VR46) dan Enea Bastianini (Gresini) sebelum melakukan selebrasi mengenakan kaus bernomor 1 dan bendera juara dunia menuju parc ferme.
Baca Juga: Sesuaikan Inflasi, Segini Besaran UMP Jateng yang Disetujui Ganjar
Dengan kemenangan Bagnaia tersebut, Ducati menunjukkan dominasinya pada musim ini dengan menyapu bersih tiga gelar juara dunia yaitu konstruktor, tim, dan pebalap. Pabrikan Italia itu juga membantu Marco Bezzecchi sebagai rookie terbaik musim ini.*(ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya