PURWOKERTO.SUARA.COM Adanya temuan kasus polia anak di Aceh membuat Kementerian Kesehatan atau Kemenkes menyatakan Kejadian Luar Biasa atau KLB Polio di Indonesia.
Penetapan KLB polio wajib dilakukan mekipun baru ditemukan satu kasus di Indonesia. Hal ini sesuai pedoman Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang menyatakan di negara yang sudah eradikasi polio wajib menetapkan KLB meski hanya ditemukan satu kasus.
"Kita tahun ini ya, satu melaporkan dari Aceh jadi negara ke-16, dan setiap penemuan satu kasus polio untuk merupakan suatu kejadian luar biasa, jadi masuk di KLB," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu saat konferensi pers, Sabtu (19/11/2022).
Penyakit yang disebabkan virus polio ini menyerang sumsum tulang belakang. Orang yang terinfeksi virus polio akan mengalami kelumpuhan karena tungkai kakinya melemah, mengecil bahkan tidak bisa berjalan.
Maxi menjelaskan satu kasus polio di Aceh disebabkan anak tersebut belum mendapatkan vaksinasi polio, sehingga alami kondisi otot paha dan tungkai kaki mengecil, hingga anak tersebut kesulitan berjalan.
Hingga saat ini belum ditemukan obat polio sehingga anak tersebut hanya menjalani fisioterapi oleh ahli di rumah sakit agar tetap bisa berjalan.
"Kondisi anak tersebut sudah dalam mulai bisa berjalan meskipun tertatih, dan harus jalani fisioterapi diterapi, agar massa ototnya berkurang drastis," jelas Maxi.
Sebelumnya Indonesia juga sempat menemukan satu kasus polio di Papua pada 2018, sehingga imunisasi polio anak akan kembali digencarkan .
"Kalau lihat sekedar tahu bagaimana pemberian imunisasi polio saat ini kita menggunakan itu jenis Polio tetes boPV, ini untuk vaksin yang dilemahkan untuk vaksin polio untuk tipe 1 dan tipe 2," tutup Maxi.
Baca Juga: Gaji PPK Naik Pada Pemilu 2024, Apa Saja Tugas yang Menanti?
Gejala Polio
Orangtua juga harus mengetahui dan mewaspadai gejala umum polio pada anak. Jika tertangkap pada tahap awal, polio dapat dipantau untuk memastikan virus tidak menimbulkan implikasi serius.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan polio menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Namun, semua orang dari segala usia yang tidak divaksinasi dapat tertular penyakit tersebut.
Gejala polio yang paling umum:
· Demam tinggi
· Kelelahan ekstrim
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub