PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengaku tengah mengupayakan pengangkatan Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk guru sekolah swasta di lingkup pemerintahan Kabupaten Kebumen.
Hal itu disampaikan Bupati usai melaksanakan upacara peringatan Hari Guru Nasional dan peringatan hari ulang tahun PGRI 2022 yang berlangsung di halaman Pendopo Kabumian, pada Jumat 25 November 2022.
Bupati menyebut pihaknya tengah mengupayakan pengangkatan PPPK guru swasta melalui sistem seleksi. "Pada dasarnya kita mengikuti pemerintah pusat, tapi kita sudah berkirim surat agar ditindaklanjuti. Ada 170an yang kita ajukan," ujar Bupati.
Pihaknya juga tengah melakukan indentifikasi berapa jumlah guru honorer di Kebumen. Bupati menginginkan ke depan tidak ada lagi guru honorer di Kebumen, melainkan sudah PPPK.
"Kemarin ada 448 guru honorer yang semula tidak masuk dalam penjaringan PPPK karena terkendala kuota, akan mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai guru PPPK karena nilanya masuk passing grade," terang Bupati.
Di sisi lain, Bupati juga kembali mengingatkan tentang tugas fungsi dari kewenangan Komite Sekolah. Melalui surat edaran Bupati yang sudah dikeluarkan, sumbangan sekolah boleh dilakukan oleh komite dengan aturan atau syarat-syarat berlaku.
"Misalnya tidak boleh menarik wali murid yang tidak mampu, atau masyarakat miskin. Namanya sumbangan juga tidak boleh ada paksaan, atau ditentukan besaran jumlahnya, kemudian tidak boleh meminta kepada perusahaan rokok, minuman beralkohol dll," terangnya.
"Sumbangan dibolehkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah dengan adanya ekstrakurikuler, materi tambahan, lomba dll, karena dana BOS tidak mungkin cukup mencover semuanya," tambahnya.
Baca Juga: Kejutkan Penggemar, BlackPink Kolaborasi Dengan Oreo Luncurkan Produk Berhadiah Photocard
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos
-
Drama Spring Fever, Drama Romcom yang Memberikan Banyak Pelajaran Kehidupan
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA