PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Seorang pria warga Kabupaten Banyumas, Gema Etika Muhammad (29), menggugat Partai Garuda. Gugatan tersebut dilayangkan lantaran namanya dicatut sebagai angggota. Sedangkan dirinya merasa tidak pernah menjadi bagian dari partai tersebut.
Tak main-main, ia bahkan membawa kasus ini ke meja hijau. Sidang perdana dengan perkara Nomor 88/Pdt.G/2022/PN Pwt ini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (16/12/2022).
Sidang dengan hakim ketua Enan Sugiarto dan anggota Yunanto Agung Nurcahyo serta Prayogi Widodo dihadiri pihak penggugat didampingi kuasa hukumnya Djoko Susanto. Sedangkan pihak tergugat diwakili Ketua DPC Partai Garuda Banyumas M Isnaeni.
Selain dari partai, kasus tersebut juga turut menggugat KPU dan Bawaslu yang diwakili komisioner KPU Banyumas dan komisioner Bawaslu Banyumas.
Sejatinya, sidang tersebut diagendakan mulai pada pukul 09.00 WIB tadi. Namun harus ditunda pekan depan, karena Ketua DPC Partai Garuda tidak dapat menunjukkan identitas diri. Selain itu, surat tugas komisioner KPU Banyumas tidak dilengkapi tandatangan ketua.
Kuasa hukum Gema, Djoko Susanto menjelaskan perlu membawa kasus tersebut ke meja hijau karena kliennya merasa dirugikan namanya dicatut menjadi anggota partai.
"Atas dasar itu, maka kami melayangkan gugatan kepada Partai Garuda," katanya seusai sidang kepada wartawan, Jumat (16/12/2022).
Menurut Djoko, kliennya menuntut ganti rugi Rp 2,5 miliar. Dengan rincian kerugian materiil sebesar Rp 500 juta serta immateriil Rp 2 miliar.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC Partai Garuda Banyumas, Isnaeni mengaku pihaknya telah melakukan upaya klarifikasi yang difasilitasi KPU Banyumas pada saat proses verifikasi parpol, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Telat Barito Putera Buyarkan Kemenangan Persikabo 1973
"Kami sudah dipanggil KPU karena ada masyarakat yang komplain. Oleh sebab itu, kami langsung membuatkan surat pencoretan bahwa nama tersebut bukan angggota Partai Garuda," ungkapnya.
Dirinya selaku ketua DPC Partai Garuda Banyumas mengklaim tidak pernah memasukkan nama Gema Etika Muhammad sebagai anggota Partai Garuda. (Anang Firmansyah)
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Nama Warga Banyumas Dicatut Jadi Anggota Partai Garuda, Tuntut Ganti Rugi
-
Tak Terima Video Adegan Syurnya Dipertontonkan, Seorang Perempuan Polisikan Pemuda Banyumas
-
Begini Pesan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Pelaku UMKM di Banyumas Raya
-
Banyumas Punya Co-working Space Bernama Hetero Space, Pernah Jadi Tempat Nginep Bung Karno Loh
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati