/
Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:59 WIB
Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin pada Jumat Curhat di Pondok Pesantren Al Hasani Kebumen, Jumat 13 Januari 2023. (Dokumentasi Polres Kebumen)

PURWOKERRO.SUARA.COM, KEBUMEN - Gus Fachrudin Achmad Nawawi, pengasuh Ponpes Al Hasani di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah punya permintaan kepada Kapolri saat Jumat Curhat, program Polri untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, Jumat 13 Januari 2023. Ia meminta kuota khusus ikut seleksi masuk Polri untuk santrinya.

Permintaan itu menurut Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin, masuk akal. Sebab, santri memiliki keunggulan dalam ilmu agama dan digembleng wawasan kebangsaan serta cinta tanah air.

Gus Fachrudin mengatakan permintaan ini ia sampaikan sebagai bentuk dukungan kepada para santri agar lebih semangat belajar dan berlatih, selain menimba ilmu agama di Ponpesnya. 

"Pak Kapolres, kami sangat berharap para santri kami kelak bisa menjadi anggota Polri. Semoga ini bisa didengar Pak Kapolri, jika saat penerimaan Polri nanti, para santri kami ada kuota khusus dan menjadi prioritas," ucap Gus Fachrudin. 

Menurutnya, ilmu agama yang didapatkan saat mondok  bisa menjadikannya pribadi yang baik dan bermanfaat bagi sesama jika di kemudian hari bisa menjadi anggota Polri. 

Kapolres Kebumen yang didampingi para PJU Polres, semua memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi masuk Polri, termasuk para santri.

"Semua memiliki kesempatan masuk Polri. Termasuk para santri bisa juga menjadi anggota Polri," kata AKBP Burhanuddin. 

Iapun sependapat dengan Gus Fachrudin, nilai agama dan semangat kebangsaan, cinta tanah air, serta pendidikan formal maupun non formal yang diajarkan di Ponpes menjadikan santri lebih siap untuk menyongsong masa depan.***

Baca Juga: Pembegal Drivel Ojol di Kawasan Cikini Diduga Warga Sekitar, Rekan Korban: Cuma Pakai Kaos Oblong dan Celana Boxer

Load More