PURWOKERRO.SUARA.COM, KEBUMEN - Gus Fachrudin Achmad Nawawi, pengasuh Ponpes Al Hasani di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah punya permintaan kepada Kapolri saat Jumat Curhat, program Polri untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, Jumat 13 Januari 2023. Ia meminta kuota khusus ikut seleksi masuk Polri untuk santrinya.
Permintaan itu menurut Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin, masuk akal. Sebab, santri memiliki keunggulan dalam ilmu agama dan digembleng wawasan kebangsaan serta cinta tanah air.
Gus Fachrudin mengatakan permintaan ini ia sampaikan sebagai bentuk dukungan kepada para santri agar lebih semangat belajar dan berlatih, selain menimba ilmu agama di Ponpesnya.
"Pak Kapolres, kami sangat berharap para santri kami kelak bisa menjadi anggota Polri. Semoga ini bisa didengar Pak Kapolri, jika saat penerimaan Polri nanti, para santri kami ada kuota khusus dan menjadi prioritas," ucap Gus Fachrudin.
Menurutnya, ilmu agama yang didapatkan saat mondok bisa menjadikannya pribadi yang baik dan bermanfaat bagi sesama jika di kemudian hari bisa menjadi anggota Polri.
Kapolres Kebumen yang didampingi para PJU Polres, semua memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi masuk Polri, termasuk para santri.
"Semua memiliki kesempatan masuk Polri. Termasuk para santri bisa juga menjadi anggota Polri," kata AKBP Burhanuddin.
Iapun sependapat dengan Gus Fachrudin, nilai agama dan semangat kebangsaan, cinta tanah air, serta pendidikan formal maupun non formal yang diajarkan di Ponpes menjadikan santri lebih siap untuk menyongsong masa depan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'