PURWOKERTO.SUARA.COM – Berbagai fakta persidangan dalam pengusutan kasus Tragedi Kanjuruhan terus dilakukan oleh petugas.
Termasuk keterangan yang disampakan AKBP Ferli Hidayat, Eks Kapolres Malang saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Ferli mengakui jika dirinya tidak tahu menahu berkaitan dokumen perencanaan keselamatan dan keamanan pertandingan sepak bola yang mestinya disiapkan oleh Abdul Haris Ketua Panpel Arema FC. Hal itu ia sampaikan saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) bertanya di persidangan.
Saat sidang pemeriksaan saksi itu, JPU fokus menanyakan dokumen keselamatan kepada Ferli selaku saksi di persidangan tersangka Tragedi Kanjuruhan.
Mengingat antara Ferli dan pihak Panpel kerap beberapa kali bertemu di satu forum yang sama, sebelum bergulirnya pertandingan antara Persebaya melawan Arema.
“Seingat kami tidak pernah ada (dokumen keselamatan),” kata Ferli dikutip Antara, Jum’at, (20/01/2023).
Selain tidak tahu soal dokumen keselamatan, Ferli juga terlewat tentang penjualan tiket dari laga derby tersebut. Tanpa sepengetahuan Ferli, tiket sudah terjual sebanyak 42 ribu lembar.
Padahal, Ferli sebelumnya merekomendasikan pihak Panpel supaya penonton yang hadir disesuaikan kapasitas stadion, yaitu 38.054 orang. Alasannya, karena jam pertandingan tidak bisa digeser ke sore hari.
“Setelah tahu tiket terjual 42 ribu, kami menambah penebalan penyekatan dengan meminta anggota lain untuk ikut membantu pengamanan,” pungkasnya.***
Baca Juga: Kebiasaan Makan Ini Sebabkan Gagal Diet
Tag
Berita Terkait
-
Sidang Lanjutan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Eksepsi Terdakwa dari Unsur Polisi Minta Bebas
-
Saksi Sidang Kanjuruhan dari Kepolisian Sebut Tidak Ada Antisipasi Kerusuhan
-
Sidang Kedua Tragedi Kanjuruhan, Dua Terdakwa Hadir di Pengadilan
-
Selain Digelar Secara Daring, PN Surabaya Bakal Batasi Pengunjung di Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan