PURWOKERTO.SUARA.COM – Buntut permasalahan Financial Fair Play (FFP) yang menimpa Juventus Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menghukum tim tersebut dengan pengurangan 15 poin di papan klasemen Serie A Italia.
Nyonya Tua – julukan Juventus –disanksi dalam kasus pemalsuan nilai transfer, dan pembukuan finansial untuk mengakali aturan FFP. Sanksi tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan Banding Federal dalam sidang di Roma Italia.
“Pengadilan Banding Federal yang dipimpin oleh Mario Luigi Torsello telah menerima sebagian banding dari Kantor Kejaksaan Federal… memberikan sanksi kepada Juventus dengan 15 poin penalti untuk diberikan pada musim sepak bola saat ini,” kata FIGC dalam sebuah pernyataan yang dikutip Antara. Sabtu (21/01/2023).
Saat kasus ini dibuka pada April tahun lalu, Juventus dinyatakan tidak bersalah. Namun, Giuseppe Chine jaksa meminta Pengadilan Banding Federal untuk membuka kembali penyidikan terhadap Juventus, setelah menemukan adanya bukti-bukti baru.
Juventus yang dituntut pengurangan sembilan poin oleh Giuseppe Chine, ternyata Pengadilan Banding Federal justru menjatuhkan sanksi lebih berat yakni pengurangan 15 poin.
Pengurangan ini menjadi pukulan besar bagi Juve karena peluang mereka lolos ke Liga Champions musim depan sekarang sangat terancam. Imbas sanksi tersebut, Juve turun dari posisi ketiga ke posisi 10 dengan hanya 22 poin, 15 poin dari empat posisi teratas di divisi teratas Italia.
Selain itu, absennya Si Nyonya Tua dari kompetisi Eropa akan menjadi pukulan lebih lanjut untuk keuangan klub, yang musim lalu mengalami kerugian hampir 239 juta euro itu. Selain iut, Federico Cherubini Direktur Olahraga Juve saat ini juga diskors selama 16 bulan.
Mantan pimpinan klub juga dijatuhi ban oleh FIGC termasuk dua tahun untuk Andrea Agnelli mantan ketua dan Maurizio Arrivabene mantan CEO serta 30 bulan untuk mantan direktur olahraga Fabio Paratici, yang sekarang di Tottenham Hotspur.
Klub dengan gelar juara liga terbanyak di Italia itu dipastikan akan mengajukan banding ke Komite Olimpiade Italia atas sanksi tersebut.***
Baca Juga: Lanjutan Penyidikan Kasus Korupsi Dana Hibah Pemprov Jatim, Tim KPK Periksa Dua Lokasi Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
-
Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
15 Ton Sampah Diangkat di Sungai Cibanten, Kota Serang Waspada Ancaman Banjir
-
Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis
-
Tak Cukup Skincare, Kolagen Jadi Kunci Kulit Sehat dan Awet Muda dari Dalam
-
Wali Kota Sukabumi Pastikan P2RW Berlanjut dan Honor RT-RW Tepat Waktu
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Aksi Gacor Joe Taslim di Mortal Kombat: Lagi Tayang di Netflix, Wajib Tonton Akhir Pekan Ini!
-
Incar Kos-kosan saat Subuh, Komplotan Maling Motor di Cimahi Putus Soket Pakai Gunting Khusus