PURWOKERTO.SUARA.COM, GRESIK - Tim putra Jakarta STIN BIN bungkam Palembang Bank Sumselbabel dengan skor 3-0 (25-15, 25-16, 25-20) di GOR Tridharma Gresik, Sabtu (4/2/2023). Dengan demikian tinggal satu laga lagi STIN BIN akan menyapu bersih seri pertama putaran kedua PLN Mobile Proliga 2023.
Satu laga lagi akan dihadapi STIN BIN adalah Jakarta Pertamina Pertamax, Minggu (5/2/2023). Sebelumnya, pada hari pertama pekan pertama di Gresik, Kamis (2/2/2023) adalah Surabaya BIN Samator juga dengan skor 3-0.
Kemenangan kedua beruntun di Gresik ini membawa Farhan Halim dan kawan-kawan semakin dekat mengamankan tiket empat besar.
Jakarta STIN BIN kini menempati peringkat tiga klasemen sementara dengan poin 22 di bawah Jakarta Bhayangkara Presisi (23) dan Jakarta Lavani Allo Bank (23).
“Kami bermain semakin baik dan solid dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Para pemain juga terus berbenah dalam servis dan receive,” kata Pelatih Jakarta STIN BIN Alessandro Ferreira Fadul melalui penerjemah usai pwrtandingan.
Pelatih asal Brazil itu mengatakan kunci kemenangan telak anak asuhnya pada laga kali ini karena bermain disiplin dengan tidak banyak membuat kesalahan. Selain juga pertahanan dan blok yang rapat untuk membendung serangan lawan.
Sejak set awal, Jakarta STIN BiN langsung tampil panas dengan mwngandalkan Rozalin Penchev, Isac Santos, Farhan Halim, Cep Indra, Dimas Saputra, dan Jasen Natanael sebagai pengatur serangan.
Serangan bola cepat dari Isac Santos yang memiliki tinggi badan 200 cm lebih sulit dibendung pemain Bank Sumselbabel, ditambah serangan terbuka dari Dimas Saputra dan Farhan Halim. Mereka bahkan tidak pernah tertinggal dalam pengumpulan angka.
Anak-anak Bank Sumselbabel yang dimotori Sandy Akbar berusaha memberikan perlawanan, tetapi penerimaan bola servis yang kurang bagus membuat serangan-serangan mereka mudah diredam lawan.
“Boleh dibilang lawan memang bermain lebih bagus dan beberapa kali serangan kami gagal melewati blok-blok mereka. Ditambah receive juga gak jalan,” kata pemain Palembang Bank Sumselbabel Gunawan Saputra mengomentari kekalahan timnya.
Asisten Pelatih Bank Sumselbabel Iwan Dedi Setiawan menambahkan dua kekalahan pada putaran kedua ini membuat peluang timnya menembus babak empat besar semakin berat. “Secepatnya kami harus bangkit dan melakukan evaluasi lagi,” katanya.***
Baca Juga: Polisi Tangkap Tiga Pencuri Komponen Alat Berat di IKN
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial