PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto telah menandatangani surat keputusan terkait pemberian bantuan rehabilitasi dan relokasi 11 rumah yang rusak akibat bencana longsor dan banjir.
Dari 11 rumah akan mendapat bantuan, 10 di antaranya akan direlokasi, dan satu lagi akan direhabilitasi.
Untuk bantuan relokasi diberikan sebesar Rp30 juta masing-masing rumah, dan rehabilitasi sebesar Rp15 juta.
"Surat persetujuannya sudah saya tandatangani. Tahun ini, tidak lama sudah bisa dicairkan untuk diberikan kepada masing-masing penerima, baik yang relokasi maupun rehabilitasi," ujar Bupati dalam keterangannya, Kamis (16/2).
Bantuan relokasi dan rehabilitasi rumah yang terkena bencana ini, kata Bupati, bukan pertama kali. Pada akhir 2022, pihaknya juga telah memberikan bantuan relokasi untuk 21 rumah yang rusak terkena bencana. Mereka mendapat bantuan dari Rp15 juta hingga ada yang mencapai Rp30 juta.
"Jadi ini bantuan stimulus untuk relokasi rumah warga yang terkena longsor, akhir tahun kemarin ada 21 penerima yang telah kita berikan," ucapnya.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana, terutama mereka yang rumahnya rusak karena tertimpa longsor. Bupati terus mengimbau agar masyarakat lebih hati-hati lagi dalam menghadapi musim penghujan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Kebumen Slamet Mustolkah menambahkan, penerima bantuan pada program ini merupakan korban pasca bencana alam. Dengan syarat, minimal satu tahun setelah kejadian, korban belum mendapatkan bantuan rumah layak huni.
"Sesuai dengan SOP, setelah SK Penerima sudah ditandatangani oleh Bupati selanjutnya Disperkimhub Kabupaten Kebumen akan melaksanakan Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan untuk persiapan pelaksanaan kegiatan, "ucapnya.
Baca Juga: Tidak Hanya Ferdy Sambo, Tiga Terdakwa Kasus Brigadir J Kompak Ajukan Banding
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK