PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen menggelar "Apel Pengecekan dan Pelatihan Dalmas dalam Rangka Kesiapan Pemilu 2024". Apel dilaksanakan di halaman Mapolres dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin, Senin 20 Februari 2023.
Pada apel itu, sejumlah kendaraan patroli, kendaraan armoured water cannon (AWC), anjing pelacaka K9, serta peralatan pengendalian massa juga ditampilkan lalu dilakukan pengecekan oleh Kapolres beserta para pejabat utama Polres Kebumen.
Para personel Dalmas pada kesempatan itu berlatih pengendalian massa awal hingga lapis ganti lengkap dengan mengenakan baju lengkap dengan tameng, helm, rompi hingga tongkat Polri.
"Target dari pengecekan dan pelatihan ini adalah kesiapan personel Polres Kebumen berikut sarana dan prasarana pendukung pengamanan," kata Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin.
Dalam sambutannya, Burhanuddin menjelaskan apel digelar untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel Polres Kebumen dalam kegiatan pengamanan tahapan Pemilu 2024 mendatang.
"Di samping itu, apel ini juga merupakan representasi dari kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh masyarakat Kebumen, untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran, demi suksesnya penyelenggaraan Pemilihan umum 2024," kata AKBP Burhanuddin dalam amanatnya.
Pemilu 2024, lanjut Kapolres, terdiri dari Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan merupakan agenda nasional dari perjalanan demokratisasi di Indonesia.
Sehingga, dengan segala persiapan yang telah dilakukan oleh Polres Kebumen, dukungan oleh semua elemen masyarakat juga penting untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat dengan menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing.
"Kami berpesan kepada para personel agar benar-benar mempersiapkan segala sesuatu sebaik mungkin. Sekali lagi, mari kita laksanakan pengecekan dan pelatihan pengendalian massa sesuai SOP dengan penuh rasa tanggung jawab," pungkasnya. ***
Baca Juga: Anies Baswedan Akan Lanjutkan Proyek Ibu Kota Baru Nusantara Jika Terpilih?
Berita Terkait
-
Demokrat Balas Sindirian Hasto PDIP Ke SBY Soal Sistem Pemilu: Ngebet Ubah Karena Trauma Kasus Harun Masiku
-
Komisioner KPU Akui Tak Tahu Soal Isu Penundaan Pemilu 2024, Pastikan Semua Sudah On The Track
-
SBY Buka Suara Soal Sistem Pemilu Tertutup: Jangan Seenaknya Mengubah, Rakyat Perlu Diajak Bicara
-
Cocokan Data Pemilih Pemilu 2024, KPU DKI Jakarta Sambangi Rumah Artis Senior Jaja Mihardja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026