PURWOKERTO.SUARA.COM - Buntut viralnya kasus Mario dan David serta harta yang tidak wajar dimiliki Rafael Alun Trisambodo bekas pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyelidiki dugaan korupsi.
Sebelumnya, Rabu (01/03/2023), KPK memeriksa Rafael lantaran jumlah harta yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022 mencapai Rp56 miliar.
Jumlah tersebut dinilai tidak wajar karena tidak sesuai dengan profil Rafael sebagai aparatur sipil negara (ASN) eselon III yang terakhir menjabat Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan II.
Pahala Nainggolan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK mengatakan, kemarin sore, Senin (6/3/2023), Komisioner KPK sudah memberikan persetujuan penyelidikan.
“Kemarin sore diputuskan Pimpinan KPK masuk penyelidikan. Sudah bukan di pencegahan lagi,” ujarnya dikutip Antara, Selasa (07/03/2023).
Sekarang, Komisi Antirasuah sedang mencari bukti permulaan dugaan korupsi. Menurut Pahala, ada temuan baru dari penelusuran aset kekayaan Rafael yang dilakukan Tim KPK.
Salah satunya, ada indikasi keterlibatan rekan satu angkatan Rafael di institusi Ditjen Pajak Kemenkeu.
Hal itu dilakukan dalam menelusuri aset kekayaan Rafael, termasuk dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), KPK berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Tapi, Pahala menyebut KPK harus menemukan bukti tindak pidana korupsi yang dilakukan Rafael sebelum mengusut dugaan praktik pencucian uang.
Baca Juga: Amalan Rasulullah SAW di Malam Nisfu Syaban
Sementara itu, PPATK sudah memblokir rekening atas nama Rafael dan anggota keluarganya, serta konsultan pajak yang disinyalir bekerja mengumpulkan uang.
Ivan Yustiavandana Kepala PPATK mengungkapkan, jumlah uang di rekening Rafael dan anggota keluarganya mencapai lebih dari Rp56 miliar seperti yang tercatat dalam LHKPN.
Seperti diketahui, nama Rafael mendapat sorotan publik sesudah video penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satrio anaknya pada seorang remaja bernama David Latumahina, viral di media sosial.***
Berita Terkait
-
Polres Sukabumi Amankan Pelaku Pembunuhan Anak SD : Ternyata Begini Motifnya
-
Hukum Penetapan Tersangka Bagi Anak Dibawah Umur Seperti AG Bagaimana ?
-
Polda Metro Jaya Resmi Tetapkan Agnes Gracia sebagai Tersangka : Begini Kata Polisi
-
Pringatan Hari Kehakiman Nasional 1 Maret, Begini Pesan Pakar Hukum Unsoed
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
BRI Imlek Prosperity 2026 Jadi Ajang Apresiasi Bank Rakyat Indonesia untuk Nasabah Prioritas
-
Smart Ring vs Smartband, Mana yang Lebih Akurat Lacak Kesehatan?
-
BRI Rayakan Imlek Bersama Nasabah, Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Pertumbuhan
-
Bumi Resources Luncurkan Logo Baru, Tandai Babak Baru Transformasi Perseroan
-
Spesifikasi Oppo Find X9s Pro Bocor: Dimensity 9500, Kamera 200MP Ganda, Baterai 7.000mAh
-
Kampung Kami Dikotori: Amarah Warga Sukabumi, Pesantren Kosong, dan Misteri Hilangnya Ustaz MSL
-
Gandeng Kelme, Ini Dia Jersey Baru Timnas Indonesia
-
Momentum Imlek 2026, BRI Perkuat Layanan Wealth Management bagi Nasabah
-
Bahas Konflik Timur Tengah, Ini Poin yang Jadi Sorotan JK dan Eks Dubes
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam, Komando IDF: Ini Hari-hari Paling Mengerikan untuk Israel