PURWOKERTO.SUARA.COM – Persebaya Surabaya memperpanjang catatan sulit menang di lima laga terakhir dalam laga lanjutan Liga 1 putaran kedua musim 2022/2023.
Sejak pekan ke-25 hingga pekan ke-30, tim berjuluk Bajul Ijo itu gagal meraih kemenangan. Hasil minor itu dicatatkan saat melawan Bali United, PSM Makassar, Rans Nusantara, Barito Putera, dan terakhir saat melawan Persib Bandung.
Bonek, pendukung Persebaya turut kecewa atas hasil negatif yang didapatkan oleh tim asal Kota Pahlawan tersebut.
Menanggapi hal itu, Aji Santoso pelatih Persebaya menyatakan apa yang dirasakan dan diungkapkan oleh suporter Persebaya itu merupakan hal yang lumrah.
“Saya kira wajar, itu bentuk dari kecintaan bonek terhadap tim ya,” kata Aji dikutip Laman resmi Persebaya, Selasa (14/3/2023).
Ia juga mengatakan bahwa dalam sebuah tim, tidak ada satu pun yang menginginkan hasil negatif saat melakoni pertandingan. Namun, dalam sebuah laga menang kalah dan seri menurutnya pasti ada.
“Ya inilah sepak bola, tapi ini harus kita perbaiki lagi dan ini tidak ada masalah, yang jelas, tidak satu pun di tim kami yang tidak menginginkan kemenangan,” ucapnya.
Dengan lima pertandingan terakhir hanya mengoleksi dua poin, Persebaya saat ini juga masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1.
Yang mana, hasil tersebut memperjauh jarak raihan poin dengan tim yang berada di posisi tiga besar. Apalagi sebelumnya, Persebaya bertekad ingin finish di papan atas Liga 1 musim ini.
Baca Juga: Katahui Dampak Riba Berikut Ini, Buya Yahya Menyebut...
Selain itu, betenggernya skuad Green Force di urutan kedelapan juga dibayang-bayangi oleh tim di bawahnya, yakni Persita Tanggerang yang telah mengoleksi 37 poin, sedangkan Persebaya 38 poin. Hanya berselisih satu poin.
Oleh karena itu, Aji Santoso menegaskan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi untuk berbenah di sisa pertandingan Liga 1 musim ini.
“Jadi menurut saya, harus diperbaiki lagi untuk ke depannya, agar kemenangan-kemenangan di depan mata tidak hilang,” ucapnya.
Dan sebagai diketahui, setelah tuntas melawan tim asal Kota Kembang itu, Persebaya akan melanjutkan pertandingan dengan melawan Persik di Stadion Brawijaya Kediri, pada Sabtu (18/3/2023) mendatang.***
Berita Terkait
-
Gagal Menang di Kandang, Persebaya Surabaya Ditahan Imbang Persib Bandung
-
Hasil Liga 1: 10 Pemain PSM Makassar Berhasil Menahan Imbang Persita, Juku Eja Kian Nyaman Di Puncak Klasemen
-
Link Live Streaming Big Match Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
-
Link Live Streaming Persita vs PSM Makassar Sore Ini
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat