PURWOKERTO.SUARA.COM – Sektor pertanian khususnya tanaman pangan harus mewaspadai sejak dini potensi cuaca buruk yang bisa berdampak pada tanaman.
Hal itu disebutkan Pakar pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof. Totok Agung Dwi Haryanto yang mengingatkan dampak fenomena El Nino terhadap tanaman.
El Nino dan La Nina merupakan dua fenomena iklim yang biasa terjadi secara periodik, sehingga mestinya pihak-pihak yang berkepentingan sudah bisa melakukan antisipasi.
“Nah prediksi serta bisa mengambil langkah-langkah yang harus dilakukan," kata Totok di kutip Antara, Rabu, 15 Maret 2023.
Menurutnya fenomena El Nino adalah kondisi musim kemarau menjadi lebih panjang dan sebaliknya, La Nina mengakibatkan musim hujan seakan menjadi lebih lama karena hujan tetap turun meskipun sedang kemarau.
Terkait dengan langkah yang harus dilakukan dalam menghadapi ancaman El Nino yang diprediksi terjadi pada musim kemarau tahun 2023, dia mengatakan hal itu di antaranya mempersiapkan sumur-sumur pantek di wilayah-wilayah yang akan mengalami dampak pemanjangan musim kering.
"Kemudian yang kedua untuk jangka panjang mestinya membangun embung untuk menampung air hujan mumpung masih musim hujan," jelasnya.
Selain itu, kata dia, menyiapkan jenis-jenis tanaman pangan yang lebih adaptif terhadap kekeringan, yakni mengganti jenis-jenis varietas tanaman yang biasa ditanam dengan varietas-varietas yang tahan terhadap kondisi kering.
Totok menyebut, kegiatan perawatan saluran irigasi yang biasa dilakukan setiap musim kemarau juga perlu dilaksanakan sedini mungkin agar ketika debit airnya sudah mulai menyusut masih bisa mengalir dengan baik ke saluran sekunder maupun tersier hingga area persawahan.
Baca Juga: Sho Yamamoto Resmi Perpanjang Kontrak dengan Persebaya Hingga Musim Depan
"Saluran irigasi memang harus dirawat. Namun dalam menghadapi ancaman kemarau panjang ini, perawatannya harus dilakukan lebih awal," tegas Guru Besar Fakultas Pertanian Unsoed itu.
Hal itu dilakukan agar ketika debit airnya mulai menyusut masih bisa mengalir dengan baik, tidak hilang di tengah jalan karena saluran irigasi rusak
Totok mengingatkan para pemangku kepentingan juga perlu mencoba teknologi hujan buatan yang lebih tepat sasaran, sehingga diharapkan bisa turun di wilayah-wilayah yang diprediksi akan terjadi kekeringan.
Sementara bagi petani yang sudah selesai panen padi untuk musim tanam Oktober-Maret, kata dia, diimbau untuk mempercepat masa tanam musim berikutnya agar terhindar dari kekeringan.
Ia menambahkan percepatan masa tanam itu dilakukan melalui penyiapan pembibitan pada waktu yang berhimpitan dengan masa panen.
Sehingga ketika masa panen selesai, lanjut dia, lahan sawahnya langsung diolah dan bisa segera ditanami kembali.
Berita Terkait
-
Pringatan Hari Kehakiman Nasional 1 Maret, Begini Pesan Pakar Hukum Unsoed
-
Respon Unsoed Mahasiswanya Meninggal saat Mendaki Gunung Slamet
-
Wow, Banyak Negara Belajar Kelola Sampah dari Banyumas Gegara Sukses Kelola TPA
-
Setelah Dibangun di Purbalingga, Kini Pemkab Banyumas Juga Hibahkan Tanah untuk Pembangunan UIN Saizu Purwokerto
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris