PURWOKERTO.SUARA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah meningkatkan status dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020-2021 di Kementerian Sosial RI, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ali Fikri Kepala Bagian Pemberitaan KPK mengatakan, hari ini, Kamis (16/3/2023), penyidik KPK memeriksa 11 orang saksi, di Kantor Polres Serang Kota, Banten.
“Ada 11 saksi yang diperiksa, pemeriksaan dilakukan Penyidik KPK di Kantor Polres Serang Kota, Banten,” katanya dikutip Antara, Kamis, 16 Maret 2023.
Mereka yang diperiksa masing-masing atas nama Sherlly Michael Kasir PT BGR Divre Kupang, Timotius Frids Thung Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Rita Setiasih Pendamping PKH Kabupaten Tangerang 2013-2018 dan juga Koordinator PKH Kabupaten Tangerang Wilayah Barat.
Selanjutnya, Yusro Koordinator Wilayah PKH Provinsi Banten Periode 2020, Saiful Ma’ruf Penanggung Jawab Administrasi Distribusi Bantuan Sosial Beras PT BGR Wilayah Banten, Emilia Rika dan Andhy Poetra Kaselie Pendamping PKH.
Kemudian, Lidya Taurisya Pendamping PKH Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Intan Nuransani Pendamping PKH Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Fatrul Taupik Pendamping PKH, dan Agus Holid Karyawan Honorer.
Walau sudah melakukan penyidikan, KPK belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka maupun konstruksi pidana kasus itu.
Komisi Antirasuah berharap semua pihak yang dipanggil bersikap kooperatif, dan memberikan keterangan yang diketahui untuk mengungkap dugaan korupsi penyaluran bansos.
Sekadar informasi, tahun 2020, pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bansos berupa beras dan uang tunai kepada 19 juta keluarga penerima manfaat terdampak pandemi Covid-19.
Baca Juga: Warganet Sebut Angin Tersangka Baru Kasus Kanjuruhan, Terdakwa Divonis Bebas
Rinciannya, beras untuk 10 juta keluarga penerima manfaat, dan bantuan uang tunai disalurkan kepada 9 juta peserta Program Sembako yang tidak menerima masuk daftar program keluarga harapan.
Bansos beras didistribusikan sebanyak 15 kilogram beras per bulan per keluarga penerima manfaat selama tiga bulan. Sedangkan bansos uang tunai sekali penyaluran senilai Rp500 ribu per penerima.***
Berita Terkait
-
Dua Terdakwa Kasus Suap Dana Hibah APBD Pemprov Jatim Disidang Hari Ini : Segini Tuntutannya
-
Selidiki Dugaan Korupsi, KPK RI Terus Dalami Kepemilikan Harta Rafael Alun Trisambodo
-
Temuan Inspektorat di Sekolah Penerima BOS Kebumen, Dugaan Kegiatan Fiktif hingga Pengadaan Barang tak Sesuai Spesifikasi
-
Inspektorat Periksa Seluruh Sekolah Penerima Dana BOS di Kebumen, Kantongi Beberapa Temuan
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Turnamen Tenis PTBA Bikin Sawahlunto Ramai, Wisata dan UMKM Ikut Bergeliat
-
5 Sepatu Lari untuk Traveling yang Ringan, Empuk, dan Tidak Bikin Koper Cepat Penuh
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Tetap Keren Dipakai Pakai Jeans, Cocok Buat Ngantor WFO
-
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
-
Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM, Putri Ahmad Bahar Trauma Berat
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
-
Pesona Elegan Anggun C Sasmi Bikin Wanda House of Jewels Jadikan 'D Color Lady'