PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin melantik 561 anggota Polres Kebumen sebagai "Polisi RW" saat Apel Gelar Polisi RW di halaman Mapolres, Rabu 17 Mei 2023.
Polisi RW bertugas di tingkat rukun warga (RW) dalam suatu desa atau kelurahan. Polres Kebumen menerjunkan mereka untuk meningkatkan peran kepolisian di tengah masyarakat meski sebelumnya telah dibentuk Bhabinkamtibmas di tiap desa.
"Polisi RW akan bertugas untuk mewujudkan RW yang sejuk dan aman, juga dapat mencegah terbentuknya potensi kejahatan sehingga ada penyelesaian dengan cepat. Polisi RW bekerja sama dengan ketua RW setempat dan elemen masyarakat lainnya untuk mengkondusifkan keamanan di lingkungan masyarakat terkecil dari konflik sosial," kata AKBP Burhanuddin.
Program Polisi RW digadang-gadang mampu memaksimalkan interaksi kepolisian susai domisili wilayah tempat tinggalnya. Dengan demikian peran Bhabinkamtibmas akan terbantu oleh Polisi RW yang ada.
"Polisi RW yang dibentuk ini, diemban oleh seluruh personel Polres Kebumen mulai dari pangkat Bintara ke atas," ujarnya.
Sementara mendekati perhelatan Pemilu serentak 2024, Polisi RW juga dipersiapkan untuk mengawal jalannya pesta demokrasi dan program pemerintah lainnya. Mereka yang memiliki ikatan dengan lingkungan tempat domisili diharapkan bisa menyerap informasi lebih cepat sehingga langkah antisipasi juga lebih sigap.
Camat Ambal Bambang Budi Sanyoto yang hadir bersama jajaran Camat lainnya di Kabupaten Kebumen bersama perwakilan ketua RW menyambut baik program Polri tersebut. Ia berharap, hadirnya Polisi RW bisa lebih maksimal mengatasi persoalan di tengah masyarakat.
"Kami menyambut baik program ini. Sejak awal kami mendengar akan ada program Polisi RW, kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa. Kami beserta Pemerintah Desa siap mendukung program tersebut," ujarnya.***
Baca Juga: Akhirnya Indonesia Juara Sepak Bola SEA Games 2023, Legislatif Jateng: Setelah 32 Tahun Puasa Gelar
Berita Terkait
-
Pemkab Kebumen Tutup Sumber Mata Air Buntut 37 Warga Terpapar Bakteri E-coli di Desa Giripurno
-
Pemkab Kebumen MoU dengan Pemprov Jabar terkait Asesmen ASN, Biayanya Lebih Murah
-
Kasus LSD di Kebumen Tertinggi di Jateng, Pemkab Gencarkan Vaksinasi
-
KONI Kebumen Digelontor Dana Rp 2 Miliar : Agar Atlet Berprestasi tak Diambil Daerah Lain
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta