PURWOKERTO.SUARA.COM PURBALINGGA, Rendahnya harga jual kopi membuat sekelompok pemuda pecinta kopi di Desa Sirandu, Kecamatan Karangjambu berinisiatif memulai usaha sendiri. Hal tersebut menjadi awal mula berdirinya Kopi Kendil, produk kopi lokal yang bertujuan untuk memajukan petani kopi di Desa Sirandu.
“Petani kopi di Desa Sirandu biasanya menjual hasil panen mereka kepada tengkulak dengan harga yang dianggap sudah cukup baik. Namun, harga tersebut belum mencerminkan potensi sebenarnya dari kopi lokal yang dihasilkan di daerah ini,” ungkap Karyono penggiat kopi dari Desa Sirandu sekaligus pemilik Kopi Kendil.
Modal awal yang terbatas, Karyono dan rekan-rkean memutuskan untuk bergerak maju dan mencari cara agar petani kopi Desa Sirandu mendapatkan harga yang lebih baik.
“Kami berlima mengumpulkan dana sebesar Rp. 250.000,-, setiap anggota menyumbang sebesar Rp. 50.000,-. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan baku kopi sebanyak 2 kg dengan harga Rp. 40.000,-. Untuk roasting masih tradisional menggunakan kendil, dari situlah tercipta nama Kopi Kendil,” ungkapnya
Produk opi Kendil ditawarkan kemasan 100 gram dengan harga Rp. 15.000,-. Kopi Kendil juga memberikan layanan roasting kopi dengan harga Rp. 10.000,- per kilogram.
Kopi Kendil tidak hanya menjual produk kopi siap saji, tetapi memberikan kesempatan kepada konsumen untuk menikmati kopi dengan cita rasa yang sesuai dengan keinginan mereka.
Melalui usaha Kopi Kendil, Desa Sirandu kini semakin dikenal sebagai produsen kopi berkualitas. Ditambah berbagai dukungan dari Pemerintah Daerah Purbalingga melalui Dinpertan, Dinperindag, dan Dinkopukm serta bisa diorder via medsos IG @kopikendil_sirandu membuat usaha Kopi Kendil berjalan lancar.
Inisiatif pemuda Desa Sirandu memberikan harapan baru bagi petani kopi lokal. Dengan harga jual yang lebih baik dan dukungan yang mereka berikan melalui pembelian kopi langsung dari petani, Kopi Kendil berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani kopi.
“Harapannya, Kopi Kendil dapat memotivasi para pemuda lainnya untuk berani mengambil langkah mengembangkan potensi-potensi lokal yang ada,” pungkasnya. (Sumber : Pemkab Purbalingga)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulasan Film Normal: Aksi Neo Western Modern dengan Twist yang Mengejutkan!
-
HP Terbaru Juni 2026: Motorola Edge 70 Pro+ dan Redmi Turbo 5 Siap Meluncur, Ini Bocoran Speknya
-
6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS
-
Bertemu Sahabat Rasa Keluarga, Rey Bong Keluar dari Masa-masa Sulit
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Geram Harta Kekayaannya Ditelanjangi, Inul Daratista Ngamuk dan Ancam Lapor Polisi
-
Vivo S60 Debut dengan Snapdragon 8s Gen 3 dan Baterai 7.200 mAh, Rebrand Vivo V80?
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs