PURWOKERTO.SUARA.COM – Pemerintah menyiagakan petugas untuk membantu jemaah haji Indonesia yang kehilangan sandal saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Husnul Maram Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengimbau jemaah yang kehilangan sandal usai beribadah, melapor ke petugas haji yang ada di lingkungan masjid.
Petugas haji di lingkungan masjid akan membantu anggota jamaah mendapatkan sandal pengganti dari Tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH).
Menurutnya, Tim PKP3JH telah menyiapkan 500 pasang sandal untuk diberikan kepada anggota jemaah Indonesia yang kehilangan alas kaki usai beribadah di masjid.
“Selama penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci, tim PKP3JH berjaga dan bersiaga di wilayah Masjid Nabawi dan Masjidil Haram,” kata Husnul dikutip dari Antara pada Selasa 06 Juni 2023.
Ia menambahkan, Tim PKP3JH telah membagikan setidaknya 47 pasang sandal kepada anggota jemaah yang melapor kehilangan alas kaki semasa berada di luar pemondokan.
Husnul menjelaskan, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, jemaah diberi informasi mengenai kondisi cuaca di Tanah Suci. Serta kiat-kiat menunaikan ibadah di sana.
“Orang Indonesia itu kan kebiasaan lepas sandal dan ditinggalkan di depan masjid. Alhamdulillah, sudah banyak warga yang paham. Sehingga tidak meninggalkan sandalnya selama beribadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Selain itu, Husnul mengatakan, petugas dari Arab Saudi juga ada yang disiagakan untuk membagikan kantong plastik kepada jemaah haji di depan masjid. Sehingga setiap jemaah yang masuk ke masjid bisa membawa sandalnya dengan dimasukkan ke kantong plastik.***
Baca Juga: Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Adakan Gender Reveal Party, Apa Sih Maknanya?
Berita Terkait
-
Bentuk Keseriusan, Kemendag Hapus 64.583 Tautan Penjualan Pakaian Bekas Asal Impor
-
Aturan Baru Jam Kerja PNS, Bisa Kerja Dari Mana Saja?
-
Pemudik Wajib Tahu, Pemerintah Berikan Diskon di Lima Ruas Tol untuk Pemudik : Cek Lokasinya di Sini
-
Sholat Idul Fitri di Alun-alun Purbalingga akan Digelar Dua Kali, Kok Bisa?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA