PURWOKERTO.SUARA.COM – Ribuan masyarakat keluarahan Sokanandi, Banjarnegara tumpah ruah di jalanan dan memadati lapangan krida remaja pada Minggu 13 Agustus 2023.
Kedatangan mereka bukan untuk demo atau antri pembagian bantuan, melainkan bersuka cita dan gembira ria dalam kegiatan karnaval menyemarakkan HUT RI ke 78.
Kepala Kelurahan Sokanandi Erna Yustiyati eksklusif kepada suara purwokerto mengatakan, karnaval menyemarakkan HUT RI ke 78 tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilombakan antar RT se kelurahan Sokanandi.
“Alhamdulilah kegiatan karnaval berjalan dengan lancar dan sukses diikuti oleh 90 persen warga yang tersebar di 31 RT,” ujarnya
Lebih jauh dia menjelaskan, sebanyak 26 RT ikut ambil bagian dalam karnaval tersebut dengan menampilkan aneka hiburan, pernak pernik, kostum dan formasi yang sedap dipandang mata menyusuri rute jalur protokol di Sokanandi.
“Ini luar biasa dan tidak kalah dengan karnaval tingkat Kabupaten yang biasa digelar, masyarakat kelurahan Sokanandi sungguh sangat antusias,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar ditengah cuaca panas yang sangat terik menyengat.
“Terima kasih kepada seluruh ketua RT, ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, warga masyarakat kelurahan Sokanandi , pelaku usaha, dan lembaga yang ada,” tegas Erna.
Pihaknya berharap, kedepanya kegiatan karnaval dapat kembali digelar dan lebih baik serta lebih meriah.
Baca Juga: Banjarnegara Sukses Gelar Perkemahan Bhakti Revolusi Mental
“Kegiatan karnaval sangat menghibur masyarakat karena baru kali ini diadakan kegiatan karnaval tingkat kelurahan,”pungkasnya.
Sementara itu ketua panitia kegiatan sekaligus ketua Karang Taruna Kelurahan Sokanandi Erwin Istanto mengatakan tema karnaval yang diusung kali ini yakni kreatifitas pemanfaatan barang bekas.
“Kreatifitas pemanfaatan barang bekas menjadi point penilaian tertinggi dalam karnaval kali ini, disamping aspek penilaian lainnya,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, berbagai karya apik nan ciamik engan kratifitas tingkat tinggi ditampilkan oleh peserta karnaval dengan memanfaatkan aneka bahan bekas yang disulap jadi kostum dan hiasan lainya.
“Ada yang menggunakan koran bekas, limbah botol, karung bekas, tompo, dan alinya yang disulap apik bak barang dengan nilai kualitas tinggi,” lanjutnya.
Selain itu berbagai formasi dan miniatur seperti tank, pesawat, meriam dan tontonan menarik beserta traksi jalan gayeng juga mendoninasi tampilan peserta karnaval.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?