PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kabupaten Banyumas tidak lengkap tanpa singgah di Dusun Windusari, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng berjarak 13,4 Km dari Taman Kober Kota Purwokerto.
Di sana ada destinasi wisata yang cocok bagi para pecinta alam dan petualangan. Lokasi ini banyak yang menyebutnya sebagai surga tersembunyi yang sayang untuk dilewatkan. Terletak di tengah hutan belantara dan di kaki Gunung Slamet, lokasi ini sangat cocok untuk healing.
Dikutip dari Kanal YouTube Fajar Eko P pada Selasa 15 Agustus 2023, tempat wisata ini menawarkan pesona alam yang memukau dan udara segar yang menyegarkan. Air terjun ini dikenal dengan sebutan Curug Gomblang
Konon nama itu muncul karena airnya yang turun dengan ketinggian melalui bebatuan, menghasilkan suara gemericik yang terdengar seperti gomblang yang berarti gemericik. Letaknya yang tersembunyi di dalam hutan menambah kesan mistis dan petualangan saat menuju lokasi.
Curug Gomblang merupakan tempat yang tepat untuk merasakan kedamaian dan keindahan alam yang masih alami. Ketika pengunjung berada di sekitar air terjun, semua kepenatan seolah hilang dan digantikan oleh suasana yang menenangkan.
Untuk mengakses Curug Gomblang, pengunjung harus melewati jalur pendakian dan trekking yang cukup menantang. Meskipun begitu, usaha ini akan terbayar lunas saat Anda tiba di lokasi dan melihat keindahan alam yang begitu memesona.
Tiket masuk yang terjangkau, hanya seharga Rp 5.000 per orang, membuat Curug Gomblang menjadi destinasi yang ramah di kantong. Sebab dengan nuansa hutan yang rimbun dan udara yang sejuk, Curug Gomblang juga menjadi tempat yang cocok untuk melakukan healing dan meditasi.
Pengunjung dapat duduk di sekitar air terjun sambil menikmati aliran air yang jernih dan suara alam yang menenangkan. Curug Gomblang memberikan pengalaman petualangan dan keindahan alam yang tak terlupakan.
Bagi mereka yang menyukai tantangan dan ingin merasakan kedamaian alam, destinasi ini merupakan pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman-teman.***
Berita Terkait
-
Cuma 5,6 Km dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Kampus Ini Sediakan Fasilitas Bebas SPP Hingga Jutaan Rupiah
-
Cak Dave Londo Kampung Datang ke Banyumas, Mo Ngapain?
-
Jaraknya 16,4 Km dari Taman Satria Purwokerto, Ada Wisata Tersembunyi di Banyumas Jawa Tengah: Sudah Tahu Belum?
-
Jaraknya 13,1 Km dari Menara Pandang Teratai Purwokerto, Destinasi Wisata Hidden Gem Ini Tawarkan Panorama Memukau: Harga Masuknya Terjangkau!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?