PURWOKERTO.SUARA.COM - Berkunjung ke Kabupaten Banyumas memang sangat banyak wisata alam yang bisa dikunjungi. Termasuk di Desa Sunyalunyu, Kecamatan Karanglewas berjarak 18,5 Km dari Taman Andhang Pangrenan Kota Purwokerto.
Di lokasi tersebut sekitar empat tahun lalu tepatnya 2019 memiliki destinasi wisata alam yang
jadi favorit bagi para pencinta alam dan petualangan saat datang ke Kabupaten Banyumas.
Sebab kala itu destinasi ini menawarkan beragam kegiatan menarik seperti camping, hiking, dan offroad. Hal itu menjadikan lokasi ini pilihan yang tepat bagi mereka yang mencari keseruan di alam terbuka.
Memang diakui jika kala itu salah satu daya tarik utama Bukit Gadog adalah keindahan alamnya yang luar biasa. Pemandangan yang disajikan dari atas bukit benar-benar memukau dan memberikan nuansa damai serta kesejukan. Apalagi dari puncak bukit, pengunjung dapat menikmati panorama alam yang luas, termasuk perkebunan, hutan, dan lahan pertanian yang hijau.
Dikutip dari Kanal YouTube Desaku Desamu pada Rabu 16 Agustus 2023, destinasi wisata alam ini bernama Bukit Gadog. Namun keindahan destinasi wisata yang sempat viral empat tahun lalu kini kondisinya memprihatinkan.
Padahal dulu saat di masa jayanya, para penggemar petualangan selalu terpana melihat keindahan akses jalan menuju Bukit Gadog yang juga menawarkan tantangan tersendiri.
Terdapat rute terjal yang cocok untuk para pecinta offroad atau pengendara sepeda gunung yang ingin menguji adrenalin mereka. Jika pengunjung lebih suka berjalan kaki, trekking menuju bukit juga menjadi opsi yang menarik. Perjalanan menuju puncak bisa menjadi perpaduan antara petualangan dan eksplorasi alam.
Selain itu, saat di masa jayanya Bukit Gadog juga dikenal sebagai tempat yang cocok untuk camping. Pengunjung dapat menginap di tenda dan merasakan sensasi tidur di tengah alam yang segar. Suara angin dan nyanyian burung menjadi latar belakang yang sempurna untuk pengalaman camping yang tak terlupakan.
Kala itu bagi penggemar sepeda, Bukit Gadog menawarkan tantangan dengan medan yang bervariasi. Terdapat jalur-jalur sepeda gunung yang sesuai untuk pemula hingga yang mahir. Rute ini akan memberikan sensasi bersepeda yang berbeda dengan pemandangan alam yang menakjubkan di sepanjang perjalanan.
Namun kini keindahan itu sudah menghilang karena Bukit Gadog beberapa akses jalur dan bukitnya mengalami kerusakan. Padahal dulu ini jadi bukti nyata bahwa keindahan alam di Kabupaten Banyas sangat beragam dan menakjubkan.
Destinasi ini sempat memberikan pengalaman liburan yang berbeda, di mana pengunjung dapat merasakan kenikmatan petualangan dan ketenangan alam sekaligus. Apalagi dengan suasana yang menenangkan dan pemandangan alam yang menakjubkan, Bukit Gadog serasa surga bagi mereka yang mencari pelarian dari hiruk-pikuk kota dan ingin menyatu kembali dengan alam.***
Berita Terkait
-
Sekitar 16,3 Km dari Taman Ahmad Yani Kota Purwokerto, Destinasi Alam di Kabupaten Banyumas Ini Miliki Panorama yang Indah: Namanya Bikin Gagal Fokus?
-
Cuma 13,4 Km dari Taman Kober Kota Purwokerto, Air Terjun Terindah di Banyumas Ini Ada di Kaki Gunung Slamet: Lokasinya yang Alami Cocok untuk Healing
-
Jaraknya 16,4 Km dari Taman Satria Purwokerto, Ada Wisata Tersembunyi di Banyumas Jawa Tengah: Sudah Tahu Belum?
-
Jaraknya 13,1 Km dari Menara Pandang Teratai Purwokerto, Destinasi Wisata Hidden Gem Ini Tawarkan Panorama Memukau: Harga Masuknya Terjangkau!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot