Ranah - Polresta Padang telah menyebar hotline pengaduan yang terpasang di sejumlah baliho. Bagi masyarakat yang menemukan adanya tindakan premanisme dan pungutan liar (pungli) saat libur lebaran nanti bisa menghubungi nomor tersebut.
Kapolresta Padang Imran Amir mengatakan, bahwa peran masyarakat atau wisatawan dibutuhkan apabila menemukan adanya tindakan premanisme dan pungli.
Layanan pengaduan tersebut terangnya, bisa menghubungi atau pesan WhatsApp ke nomor telepon 0821-3222-3365.
"Jika ditemukan, silahkan langsung melaporkan dan segera ditindaklanjuti," ujar Imran, Rabu (27/4/2022). .
Hotline pengaduan ini ungkapnya, telah disebar di sejumlah baliho sejak Tim Klewang dibentuk.
“Kami perlu bantuan informasi masyarakat, kalau ada nanti aksi pungli di tempat mana pun di Kota Padang, tolong kami dikabarkan. Hotline sudah disebarkan dan sampaikan,” ucapnya.
“Dimana pun lokasinya, Insya Allah segera kami tindak. Kami buat tidak ada pemerasan dan pungli jelang dan sesudah lebaran di Kota Padang,” tegasnya.
Upaya lainnya untuk meminimalisir aksi premanisme hingga pungli saat libur Idul Fitri 1443 Hijriyah kata Imran, yaitu pihaknya menurunkan tim satuan reserse kriminal.
Tim ini diturunkan untuk mengantisipasi tindakan yang membuat resah masyarakat.
“Kami menurunkan tim personel Reskrim untuk mengantisipasi aksi premanisme yang membuat resah pengunjung objek wisata,” tutur Imran.
Pengamanan menjelang dan sesudah lebaran ini melibatkan tim gabungan dalam Operasi Ketupat Singgalang 2022. Imran mengungkapkan, dalam operasi ini, pihaknya mengerahkan 495 personel.
Kemudian terang Imran, pihaknya juga mendirikan pos pengamanan serta pelayanan. Operasi ini akan dimulai 28 April hingga 9 Mei 2022.
“Untuk pos pengamanan ada enam titik dan pos pelayanan empat titik yang diisi tim gabungan. Pos pengamanan melayani 24 jam, pos pelayanan 12 jam,” bebernya.
Ia mengatakan, tim gabungan juga fokus di lokasi Sitinjau Lauik dan perbatasan Kota Padang dengan Pesisir Selatan.
Selain itu ungkapnya, sejumlah alat berat disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam saat arus mudik maupun arus balik lebaran.
"Karena prediksi cuaca melalui BMKG bahwa H-3 sampai lebaran terjadi hujan. Kami mengantisipasi longsor di lokasi tersebut. Kami koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum atau PU, standby alat berat dan ambulans," ucap Imran.
Sebelumnya, Imran menegaskan bahwa untuk mengatasi kemacetan saat libur Idul Fitri 1443 Hijriyah nanti, pihaknya melarang bus parkir di sepanjang Pantai Padang.
Hal itu terangnya, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di Pantai Padang yang merupakan salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan.
Selain itu terang Imran, pihaknya juga melarang adanya parkir berlapis untuk kendaraan lainnya.
"Intinya untuk di Pantai Padang, bus tidak ada parkir di badan jalan. Tidak ada parkir berlapis untuk kendaraan lainnya," bebernya.
Imran menjelaskan, bahwa kendaraan bus yang membawa penumpang hanya diperbolehkan melintas atau menjemput dan menurunkan penumpang.
Sementara itu kata Imran, untuk lokasi parkir kendaraan telah disiapkan yaitu di GOR atau samping kantor DKK.
Berita Terkait
-
Cara Daftar Mudik Gratis AirNav 2026, Kuota hingga 4.000 Kursi Maish Tersedia
-
ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu Ada di Mana Saja? Ini Daftar Lengkapnya
-
Lebaran Tanggal Berapa? Simak Penjelasan BRIN Terkait Potensi Perbedaan Idulfitri 2026
-
Apakah ATM Mandiri Bisa Tarik Rp10 Ribu? Ini Daftar Lokasi Lengkapnya
-
Cek Link Pendaftaran Motis Lebaran 2026, Kapan Resmi Dibuka?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Purbaya Turun Tangan Selesaikan Proyek Jumbo Gas Abadi Masela
-
Cara Daftar Mudik Gratis AirNav 2026, Kuota hingga 4.000 Kursi Maish Tersedia
-
Transformasi Gaya Hidup Pintar, Produk Smart Home Makin Canggih Berkat AI
-
8 Fakta Kasus Pembunuhan Warga Sukau Lampung Barat yang Menggegerkan Warga
-
5 Aplikasi Jadwal Salat dengan Azan Otomatis, Bikin Ibadah Ramadan Makin Lancar
-
Membaca Gadis Minimarket: Satire Tajam Tentang Standar Ganda Masyarakat
-
Penjelasan Ending Drama Korea No Tail To Tell, Kang Si Yeol Meninggal?
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
7 Rekomendasi HP dengan Kamera ZEISS Terbaik, Hasil Foto Setajam DSLR
-
Apakah Indonesia Aman dari Perang Dunia Ke-3? Persiapkan Diri, Situasi Global Makin Memanas