Sebanyak 363 mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Dharmasraya bersumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini sekaligus penegasan mereka keluar dari baiat NII.
Momentum 'kembali ke pangkuan NKRI' ini diselenggarakan di Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (27/4/2022). Mereka yang mantan anggota kelompok NII mengenakan ikat kepala merah putih sebagai tanda sumpah setia kepada NKRI.
Mereka terdiri dari orang dewasa pria dan wanita, bahkan anak-anak. Dalam acara cabut baiat itu, salah seorang di antara warga membacakan sumpah dan diikuti oleh ratusan lainnya. Mereka menyatakan akan mengakui Pancasila, tidak bertentangan dengan syariat Islam, setia pada UUD 1945, dan setia kepada NKRI.
Dikatakan Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, pihaknya mencatat ada 363 anggota kompok NII mengikut pencabutan baiat. Jumlah yang terdata itu merupakan hasil penyelidikan oleh Diskrimsus Mabes Polri di Dharmasraya.
“Jumlah warga yang mengikuti baiat hari ini merupakan hasil penyelidikan Diskrimsus Mabes Polri yang terdata sebanyak 363 orang,” ujar Nurhadiansyah.
Menurutnya, pasca penangkapan terduga teroris pada bulan Maret 2022 lalu, sangat banyak warga Dharmasraya yang datang melapor ke Polres Dharmasraya. Mereka melapor karena kebingungan, sebab ada 12 orang yang ditangkap itu adalah anggota yang aktif mengikuti pengajian.
“Bahkan, warga kami mengaku tidak tahu kalau itu kelompok NII, kami bersama bupati sempat berpikir mereka juga korban dari penyesatan pikiran NII ini,” ungkapnya.
Adanya baiat massal kembali ke NKRI ini, kata Nurhadiansyah, keresahan warga itu terjawab sudah. Sementara, menurutnya, juga masih tersisa beberapa orang lagi yang belum ikut baiat dan pihaknya akan mengajak mereka cabut baiat nantinya.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, atas nama pemerintahan daerah memyampaikan bahwa kegiatan baiat ini untuk mengajak masyarakat kembali setia ke NKRI.
Ke depannya, Sutan Riska berharap warga lebih selektif lagi dalam mengikuti kegiatan, agar dapat meningkatkan tatanan kehidupan bernegara serta memingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kami berharap semangat bagi kita untuk membangun Dharmasraya dan Indonesia, dengan rahmat dan ridho Allah,” katanya.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap 16 orang terduga teroris jaringan NII di wilayah Sumbar. Polisi menduga NII Sumbar memiliki rencana untuk melengserkan pemerintah sebelum Pemilu 2024.
“Barang bukti yang ditemukan juga menunjukkan sejumlah rencana yang tengah dipersiapkan oleh jaringan NII Sumatra Barat yakni upaya melengserkan pemerintah yang berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024,” ujar Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Senin (18/4/2022).
Aswin mengatakan pihaknya juga menemukan barang bukti lain berupa dokumen. Dia menduga NII Sumbar memiliki rencana mengganti ideologi Pancasila seperti NII Kartosuwiryo.
“Sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam bentuk dokumen tertulis menunjukkan bahwa jaringan NII di Sumatra Barat memiliki visi-misi yang sama persis dengan NII Kartosuwiryo, yakni mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia saat ini dengan syariat Islam, sistem khilafah dan hukum Islam,” ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pegawai Melimpah, Kinerja Seret: Potret Ironi Birokrasi Kita
-
Aksi Bobby Razia Truk Pelat Aceh Dikecam Pimpinan DPR: Kita Ini NKRI, Tidak Boleh Ada Ego Daerah!
-
Prabowo: Daripada Dijajah Lebih Baik Mati!
-
Silaturahmi ke Ulama Madura, Kapolri Listyo Sigit Titip Pesan Mendalam
-
Geger Subuh di Bogor, Densus 88 Ciduk Terduga Teroris Berkedok Pedagang Kembang di Rumpin
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Kontrak Habis di Akhir Musim Ini, Luciano Spalletti Pede Akan Terus Latih Juventus
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Tottenham Diambang Degradasi, Igor Tudor Diganti Robbie Keane? Glenn Hoddle Siap Turun Gunung
-
Korupsi 'Level Baru', Kasus Fadia Arafiq Bongkar Modus Canggih Pejabat Raup Duit Negara
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
10 Rekomendasi Serum Terbaik untuk Mencerahkan Wajah sebelum Lebaran
-
Beda Nuzulul Quran Dengan Lailatul Qadar, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan
-
Gladbach Digilas Bayern Munich, Eugen Polanski Tetap Bangga dengan Kevin Diks Cs
-
Kemenag Sultra Imbau Warga Tunda Umrah