Ranah - Presenter Gilang Dirga saat ini sedang berbahagia. Sang istri, Adiezty Fersa melahirkan anak pertama mereka setelah menanti selama enam tahun.
Buah hati Gilang Dirga dan Adiezty Fersa berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama Gin Dirga. Anak pertama pasangan ini lahir pada momen Peringatan Hari Pancasila, Rabu (1/6/2022).
Gilang Dirga pun membagikan potret sang anak usai dilahirkan di Instagram pribadinya @gilangdirga. Namun Gilang Dirga dan Adiezty Fersa masih merahasiakan wajah bayi mereka.
Gilang Dirga pun mengungkapkan alasannya merahasiakan wajah bayi mereka tersebut ke publik.
"Ada namanya penyakit ain, itu yang jadi pikiran utama gue," ujar Gilang Dirga saat konferensi pers di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, dikutip dari suara.com, Sabtu (4/6/2022).
Gilang Dirga mengatakan, di zaman saat ini tidak menutup kemungkinan adanya perasaan tersebut. Maka sebagai tindak waspada, presenter 32 tahun itu melakukannya.
"Gue itu sadar betul akan situasi dari dunia yang kita jalani sekarang. Jadi nanti dulu," beber Gilang Dirga.
Saat disinggung adakah faktor kerja sama ekslusif terkait wajah sang bayi, Gilang Dirga membantah. Tapi, suami Adiezty Fersa ini tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi.
"Enggak. Tapi kalau ada boleh, buat tabungan," tutur Gilang Dirga sembari tertawa.
Gilang Dirga juga memastikan anaknya dalam keadaan sehat dan tidak kurang satu apapun. Ia berjanji, jika tiba waktunya, wajah sang buah hati akan diperlihatkan.
"Alhamdulillah normal, insya Allah tidak kurang satu apapun. Nanti gue perlihatkan seperti apa wajahnya," ucap Gilang Dirga.
Pada kesempatan itu, Gilang Dirga menjelaskan bahwa wajah sang bayi masih berubah-ubah. Kadang mirip dirinya, ada juga momen serupa dengan sang ibu.
"Gue juga bingung. Hari pertama mirip Adiez, kemarin mirip gue. Sekarang campur," kata Gilang Dirga.
Sebelumnya, di postingan Instagramnya, Gilang menjelaskan arti dari nama sang putra. Yaitu, Gin Dirga yang berarti perak dalam bahasa Jepang.
"Harapannya bahwa ia selalu menyinari orang-orang yang berada di sekelilingnya," ungkap Gilang.
Berita Terkait
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat