/
Minggu, 12 Februari 2023 | 22:16 WIB
Ferdy Sambo. (Suara.com/Alfian Winanto)

Ranah.co.id - Ferdy Sambo mengaku telah ikhlas menghadapi vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan besok, Senin (13/2/2023). Bahkan, ia mengucapkan penyesalan berulang kali.

Hal itu diungkapkan Kuasa hukum terdakwa Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang sebagaimana dikutip dari suara.com, Minggu (12/2/2023).

Ferdy Sambo, kata Rasamala, hanya berharap majelis hakim tetap independen dan bijaksana dalam menjatuhkan vonis. Meskipun menurutnya terdapat tekanan dari beberapa pihak agar Ferdy Sambo dijatuhi vonis berat.

"Beliau (Ferdy Sambo) juga berharap meskipun tekanan begitu besar dari berbagai pihak untuk memengaruhi hakim untuk menghukum berat dirinya sesuai kemauan sebagian pihak, namun dia berharap hakim tetap independen dan bijaksana, serta tidak meninggalkan pertimbangan keadilan bagi dirinya dan istrinya Bu Putri sebagai terdakwa," ujar Rasamala.

Tidak hanya itu, Rasamala juga mengeklaim juga tak ada persiapan khusus yang dilakukan kliennya jelang sidang pembacaan vonis terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Tidak ada persiapan khusus, yang jelas Pak FS (Ferdy Sambo) telah menyampaikan semua fakta yang diketahuinya dan sebagai manusia biasa dia telah menyampaikan penyesalannya berulang kali termasuk di persidangan, karenanya beliau ikhlas untuk menghadapi vonis besok," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Gegana Brimob Polri diterjunkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan untuk antisipasi teror bom saat sidang vonis terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) oleh Ferdy Sambo.

Tim Gegana tersebut dipersipkan sebelum sidang hingga saat sidang dilangsungkan, Senin (13/2/2023).

"Gegana itu wajib karena khawatir ada bom atau apa, mereka menyisir dan bersiap (stand by)," ujar Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi.

Baca Juga: Adik Bantah Tudingan Umi Yuni Janda Mendiang Ustaz Arifin Ilham Sudah Menikah Lagi

Pihaknya mengerahkan lebih dari 200 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan tim Brimob Gegana selama pengamanan sidang.

Load More