Suara.com - Bulan suci Ramadhan 2025 sudah di depan mata. Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) umumnya, menentukan awal bulan puasa melalui Sidang Isbat. Sedangkan Muhammadiyah sudah lebih dulu menentukan hari pertama puasa. Hitung mundur berapa hari lagi Ramadhan 2025?
Biasanya, antara Pemerintah dan NU serta Muhammadiyah berbeda dalam menentukan awal bulan Ramadhan. Hal ini berkaitan dengan metode untuk menentukan awal puasa memang berbeda. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan tanggal 1 Ramadhan lantaran hanya menggunakan metode hisab (hitungan astronomi).
Sementara, pemerintah dan NU biasanya mengguanakan metode hisab yang dipadukan dengan rukyat (pengamatan). Hal tersebut dilakukan untuk memastikan terlihatnya bulan sabit baru mauoun hilal sebagai penanda awal dari bulan pada kalender Hijriah. Hasil hisab yang dipadukan melalui rukyat nantinya akan diumumkan dalam Sidang Isbat.
Awal Bulan Ramadhan 2025 Versi Pemeeintah
Menurut kalender Hijriah 2025 yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, awal bulan puasa atau 1 Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Apabila dihitung dari hari Kamis, 13 Februari 2025 maka sisa waktu menuju Ramadhan 2025 adalah 15 hari lagi.
Namun, sebagai informasi bahwa tanggal tersebut masih berupa prediksi dan bisa berubah. Pemerintah baru akan menetapkan awal puasa 2025 secara resmi usai melaksanakan sidang isbat. Secara umum, pelaksanaannya dilakukan pada akhir Syaban atau tahun ini jatuh pada hari Jumat, 28 Februari 2025.
Awal Bulan Ramadhan 2025 Versi NU
Mengutip dari laman Nahdlatul Ulama (NU) Online, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia ini pada umumnya akan menentukan awal bulan Ramadhan melalui Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU). Adapun penentuannya akan dilakukan sama seperti pemerintah, yakni dengan dua metode yaitu rukyatul hilal dan hisab.
Dengan begitu, NU juga akan mengumumkan awal Ramadhan pada Jumat, 28 Februari 2025. Oleh sebab itu, hingga kini NU masih belum menentukan awal Ramadhan 1446 H/2025 M.
Meski demikian, NU telah memprediksi bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada tanggal 1 Maret 2025. Prediksi ini kemungkinan sama dengan prakiraan pemerintah yang tertuang dalam Kalender Hijriah 2025 dari Kemenag RI. Berdasarkan prediksi, 1 Ramadhan 1446 H versi NU sisa 15 hari lagi.
Awal Bulan Ramadhan 2025 Versi Muhammadiyah
Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal puasa 1446 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Dengan kata lain, 1 Ramadhan versi Muhammadiyah akan dimulai pada Jumat, 28 Februari 2025 petang dan mengawali Tarawih pertama pada malam Jumat.
Baca Juga: Niat Puasa Nisfu Syaban 2025 dan Qadha Ramadan, Ini Bacaan Lengkapnya
Adapun ketetapan awal Ramadhan versi Muhammadiyah ini berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang telah dirilis oleh Muhammadiyah sejak 1 Muharram 1446 lalu. Selain bulan Ramadhan, dalam KHGT itu Muhammadiyah juga sudah menetapkan tanggal Idul Fitri 1446 H yang jatuh pada 30 Maret 2025 mendatang.
KHGT sendiri telah digunakan Muhammadiyah sebagai adopsi dari ‘Kriteria Turki 2016’, sebagai hasil forum Muktamar Kalender Islam Global di Turki pada 2016. Melansir dari situs Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, KHGT ditetapkan melalui beberapa parameter. Asapun salah satunya yaitu seluruh bumi sebagai satu matlak (zona waktu).
Melalui KHGT, ketinggian bulan ditetapkan minimal 5 derajat dan elongasi setinggi 8 derajat sebelum pukul 00:00 UTC. Dengan menggunakan standar ini, Muhammadiyah akhirnya resmj menganggap KHGT lebih universal dibandingkan dengan kalender umum.
Nah jika hitung mundur berapa hari lagi Ramadhan 2025 versi Muhammadiyah adalah sama dengan Pemerintah dan NU yaitu 15 hari lagi.
Itulah tadi ulasan tentang hitung mundur berapa hari lagi Ramadhan 2025. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan