Karena itu, umat Islam disarankan untuk melafalkan niat puasa Ramadhan pada malam hari sebelum terbit fajar. Waktu membaca niat puasa dimulai sejak matahari terbenam (Maghrib) hingga sebelum terbit fajar (Imsak). Dengan mengucapkan niat pada waktu yang tepat, puasa menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT.
Bolehkah Membaca Niat Puasa Saat Sahur?
Pada waktu tertentu, kita mungkin lupa melafalkan niat puasa Ramadhan pada malam hari, namun tetap terbangun dan makan sahur. Dalam situasi seperti ini, apakah puasa yang dijalankan tetap dianggap sah?
Membaca niat puasa saat sahur diperbolehkan, karena waktu niat berlangsung sejak malam hingga sebelum terbit fajar. Jika seseorang lupa berniat setelah shalat tarawih, maka masih ada kesempatan untuk melakukannya saat sahur. Namun, dianjurkan untuk membaca niat sejak malam hari agar tidak lupa.
Menurut sebagian ulama, jika kita bangun di waktu malam dan makan sahur, maka kita sudah dianggap melakukan niat untuk melakukan puasa. Karena itu, meskipun kita tidak melakukan niat di waktu malam, baik sengaja maupun lupa, asalkan kita makan sahur, maka puasa kita dinilai sah.
Sementara itu, menurut beberapa ulama lainnya, makan sahur saja tidak dapat dianggap sebagai pengganti niat. Karena itu, jika kita makan sahur namun tidak melakukan niat, sebagaimana niat puasa pada umumnya baik sengaja maupun lupa, maka kita dinilai tidak berniat untuk berpuasa dan karena itu puasa kita dinilai tidak sah.
Demikianlah informasi terkait niat puasa Ramadhan yang benar. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?