/
Kamis, 28 Juli 2022 | 15:22 WIB
Kopda Muslimin (Foto: dok. Kapendam IV/Diponegoro)

Selebtek.suara.com - Kasus penembakan istri anggota TNI, Rina Wulandari (34 tahun) oleh suaminya sendiri, Kopda Muslimin ditengarai akibat anggota TNI tersebut masih ditangani oleh pihak kepolisian. Saat ini Kopda Muslimin masih menjadi buronan polisi.

Kopda Muslimin melarikan diri seusai dirinya membawa istrinya ke rumah sakit.

"Saat ini tim tengah fokus mencari keberadaan Kopda M untuk dimintai keterangan dalam rangka proses hukum lebih lanjut," ungkap pihak kepolisian.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi menduga motif pembunuhan anggota TNI tersebut terhadap istrinya ditengarai karena Sang Kopda telah memiliki pacar baru.

Irjen Ahmad Luthfi menyebut bahwa Kopda Muslimin sudah empat kali menyuruh pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa istrinya.

Upaya percobaan pertama dilakukan dengan meracuni korban. Kemudian yang kedua dengan pencurian yang menargetkan pembunuhan korban. Yang ketiga menyantet korban. Dan yang terakhir dengan melakukan upaya penembakan.

Rina Wulandari ditembak oleh dua orang tak dikenal yang ditengarai merupakan suruhan Kopda Muslimin saat dirinya mengendarai motor bersama dengan anaknya.

Rina terkena peluru di bagian perut. Saat ini Rina masih dirawat di Rumah Sakit Hermina. (cc)

Sumber: suara.com

Baca Juga: Buttonscarves Beauty Perkenalkan Produk Kosmetik Pertama

Load More