/
Senin, 15 Agustus 2022 | 18:19 WIB
Nikita Mirzani (suara.com)

Selebtek.suara.com - Artis dan Presenter Nikita Mirzani kembali mendatangi Polresta Serang Kota untuk menjalani wajib lapor terkait kasus  kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dito Mahendra.

Nikita  Mirzani mendatangi Polresta Serang Kota bersama temannya, Fitri Salhuteru dan Dea, untuk menjalani pemeriksaan tambahan.

Fitri Salhuteru selama ini terkenal sebagai sahabat Nikita Mirzani. Kedekatan keduanya bahkan memunculkan istilah di mana ada Nikita Mirzani, di situ biasanya ada Fitri Salhuteru. Terlebih ketika sang artis menghadapi kasus hukum.

"Saya wajib lapor ke Serang, sudah jadi kewajiban, sambil nganterin ke Fitri jadi saksi sama Dea juga jadi saksi meringankan,'' kata Nikita kepada wartawan di Polres Serang Kota, Senin (15/8/2022).

Saat ditanya soal persiapan, Fitri mengaku tidak mempersiapkan apapun. Hanya saja dia akan bersaksi sesuai dengan yang dia ketahui terkait permasalahan Nikita Mirzani dan Dito Mahendra.

"Persiapannya nggak ada sih, ini bukan menurut saya ya, bukan hal dikhawatirkan dan bukan hal yang besar. Tentu saya dekat dengan Niki tau, kenapa Niki melakukan dan berucap seperti itu," jelas Fitri Salhuteru.

Fitri juga menambahkan kalau dirinya tahu persis kepada siapa kalimat sindiran ditujukan Nikita Mirzani. "Karena saya tahu persis himbauan yang ditujukan Niki ke siapa dan tujuannya seperti apa gitu. Dan apa bukti yang Niki punya tentu akan saya utarakan," pungkasnya.

Ajak Dito Mahendra Bertemu

Dalam kesempatan itu Nikita Mirzani mengaku ingin bertemu dengan pelapornya yakni Dito Mahendra. 

Baca Juga: Begini Cara Pelaku UMKM Ikuti Program Pasar Lokal Suara UMKM

Nikita mengaku tidak pernah bertemu dengan Dito usai dia ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Dito.

"Saya justru minta saudara Dito dihadirkan di sini, saya mau kenalan, saya kan mau ketemu langsung, tapi nggak bisa hadir mulu, saya bingung," ujar Nikita di Polres Serang

Nikita mengatakan dia tidak pernah ditawarkan restorative justice dalam kasus ini. Jika pihak Dito menawarkan, Nikita mengaku akan menyetujui itu.

"Saya nggak pernah ditawarin restorative justice, kalau pun ditawarkan saya pasti hadir," katanya.

Ada sekitar 15 pertanyaan tambahan yang disampaikan penyidik. Tapi, katanya itu bukan masalah besar.

"Dito-nya juga bukan siapa-siapa di republik ini kan, jadi jangan terlalu dibesar-besarkan," tambah Nikita.

Load More