/
Rabu, 07 September 2022 | 10:14 WIB
Hotman Paris Hutapea (YouTube TRANS TV Official)

Selebtek.suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diprotes oleh banyak pihak. Salah satunya adalah pengacara kondang Hotman Paris Hutamea.

Melalui video yang diunggahnya di akun Instagram @hotmanparisofficial, pria berdarah Batak itu berkomentar tentang alasan mengapa harga BBM bisa naik.

“Harga BBM naik, alasannya karena pemerintah terlalu berat biayanya membiayai subsidi,” ujar Hotman Paris mengawali videonya, seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Selasa (6/9/2022).

Hotman tahu jika keputusan menaikan harga BBM akan diprotes oleh banyak masyarakat. Alasannya sederhana yakni sebua kebutuhan pokok pasti ikut naik.

Kemudian pengacara yang bersiteru dengan Razman Arif Nasution itu mengusulkan sesuatu yang nampaknya tak terpikirkan oleh petinggi negara.

Ia mengusulkan jika pemerintah bisa mengalihkan anggaran negara lainnya yang dianggap tidak mendesak guna menutupi subsidi harga BBM. Dengan begitu harga tetap bisa ditekan.

Salah satu anggaran yang dirasa tida mendesak adalah uang pensiun para anggota DPR/DPRD. Menurutnya uang pensiun tersebut cukup membebani negara. Apalagi uang tersebut diberikan ke semua anggota dewan selam seumur hidup.

“Di mana substansinya, di mana alasan pembenarannya? (Anggota) DPR atau DPRD mungkin hanya menjabat satu atau dua kali (periode) tapi dia berhak mendapatkan uang pensiun selama seumur hidup, dan itu membebani APBN,” ungkap Hotman.

Menurut Hotman, jika uang pensiun anggota dewan bisa dialihkan ke subsidi BBM, maka harga BBM bisa kembali turun. Tentunya akan berdampak pada ekonomi masyakarat.

Baca Juga: Rincian Harta Kekayaan Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya Diduga Terlibat Skenario Ferdy Sambo

Tolong pikirkan para anggota DPR dan DPRD pikirkan nasib rakyat,” tegas Hotman Paris.

Usulan Hotman Paris tersebut lalu mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen. Umumnya mereka setuju pada usulan Hotman untuk memangkas uang pensiun para anggota dewan.

“Kalo boleh jujur setuju dengan pola pikir bang Hotman cuma para anggota DPR dan DPRD pasti gak setuju dengan cara ini,” tulis salah satu netizen.

“Pokoknya uang pensiun itu cuma untuk guru TNI Polisi saja. Kalau PNS selain guru gak dapat pensiunan, DPR juga harusnya gak dapat itu,” tambah netizen lainnya.

“Namanya juga wakil rakyat, Bang. Semua yang enak-enak sudah mereka wakilkan, cuma kita masyarakat biasa yg di sisain kesusahan nya gak mau mereka wakili bang,” celetuk netizen lainnya. (*)

Sumber: Suara.com

Load More