Selebtek.suara.com - Jenazah Albar Mahdi (AM), santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor yang meninggal dunia akan diautopsi hari ini, Kamis (8/9/2022). Ia adalah santri asal Palembang yang tewas diduga karena kekerasan yang terjadi di lingkungan pesantren.
Autopsi akan dilakukan Tim khusus Satreskrim Polres Ponorogo bekerjasama dengan Polda Sumatera Selatan di TPU Selayur Kalidoni, Palembang. Sebelumnya Kepolisian Resort Ponorogo juga telah menggelar olah Tempat Kejadia Perkara (TKP) di lingkungan Ponpes Gontor pada Selasa (6/9/2022).
“Keluarga korban setuju akan dilakukan autopsi, akan dilaksanakan hari ini pukul 09.00 WIB di TPU Selayur Kalidoni Palembang,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo dilansir beritajatim.com - media jaringan Suara.com, Kamis.
Hingga saat ini sudah ada 16 saksi yang diperiksa oleh penyidik di Satreskrim Polres Ponorogo. Saksi tersebut meliputi santri, dokter, ustaz atau staf pengajar, orangtua korban, dan petugas pemulasaraan jenazah.
Catur mengungkapkan jumlah itu berpotensi bertambah, sebab masih ada saksi yang saat ini sedang diperiksa.
“Untuk saat ini total ada 16 saksi yang sudah diperiksa dan itu on progress. Jadi masih ada saksi yang nanti akan diperiksa,” katanya.
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti seperti air mineral, minyak kayu putih, dan pemukul yang terbuat dari kayu. Selain itu polisi juga mengamankan rekaman CCTV yang terpasang di beberapa sudut pondok pesantren.
“Rumah terduga pelaku sudah diketahui. Minta doanya teman-teman, semoga penangkapan nanti bisa berjalan dengan baik,” kata Catur.
AM merupakan santri Pondok Modern Darussalam Gontor asal Palembang, putra Siti Soimah (44) yang meninggal dunia karena mendapatkan kekerasan dari sesama santri pada Senin (22/8/2022) lalu. Awalnya pihak Ponpes Gontor menyatakan AM meninggal karena sakit.
Baca Juga: Semakin Inovatif, 4 Tren Makro Bisnis Makanan dan Minuman Global
Menurut Soimah, anaknya tidak pernah mengadukan sakit. Namun, tiba-tiba pengasuhan pondok memberikan kabar bahwa anaknya meninggal dunia pada Senin pukul 10.20 WIB.
Padahal, di surat keterangan yang Soimah terima, anaknya meninggal pukul 06.45 WIB. Menurutnya, rentang waktu itu menjadi pertanyaan bagi keluarganya.
Kemudian pada Selasa (23/8/2022) jenazah Albar Mahdi diantar pihak pondok yang diwakili oleh ustaz Agus, Dihadapan keluarga dan pelayat pihak Gontor mengatakan almarhum terjatuh akibat kelelahan mengikuti Perkemahan Kamis Jumat (Perkajum).
Kendati demikian, banyak laporan dari wali santri yang mengatakan kronologi kejadian tidaklah seperti yang disampaikan perwakilan Ponpes. Akhirnya, Soimah bersama pihak keluarga meminta agar peti jenazah dibuka dan ibu korban menemukan beberapa bekas luka.
Soimah menduga putranya mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatnya nyawanya melayang. Ia mengadukan dugaan kematian anaknya tersebut kepada Hotman Paris saat berada di Palembang, Minggu (4/9/2022) hingga kasus ini menjadi viral.
Pihak Ponpes Gontor akhirnya memberikan pernyataan dan mengakui telah menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan AM meninggal.
Tag
Berita Terkait
-
Ketum PP Muhammadiyah Soroti Kasus di Ponpes Gontor: Jangan Sampai Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga
-
Hotman Paris Apresiasi Gerak Cepat Kepolisian Ponorogo Selidiki Kasus Kematian Santri Gontor
-
Pernyataan Ponpes Gontor Terkait Kasus Meninggalnya Santri, Akui Adanya Penganiayaan yang Sebabkan AM Wafat
-
Autopsi Santri Ponpes Gontor Korban Penganiayaan Digelar Pagi Ini, Keluarga Berharap Kasus Terungkap
-
Blak-blakan! Curhat Anaknya Pernah Jadi Korban Kekerasaan Ponpes Gontor, Warganet: Kenangan Buruk
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Rambut Rontok Bikin Panik? 4 Hair Tonic Under Rp50 Ribu yang Bisa Dicoba
-
Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman 4 Bulan
-
Tak Temui Massa saat Demo, Gubernur Rudy Mas'ud Malah Puji Unjuk Rasa lewat Video
-
Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!
-
Sempat Debat dengan Anang Hermansyah, Ashanty Resmi Jual Rumah Cinere Rp25 Miliar
-
Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini
-
Sepatu Branded Cepat Rusak Saat Musim Hujan? Ini Cara Menyelamatkannya Sebelum Terlambat
-
Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026
-
7 HP Realme C Series Terbaik, Kamera Tajam dan Baterai Awet Mulai Rp1 Jutaan
-
60 Lapak PKL di Samping SMKN 4 Makassar Dibongkar